Pilur Gunungkidul Digelar 26 September, Pemkab Minta Logistik Tuntas H-2
Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul digelar 26 September 2026. Pemkab meminta seluruh logistik, terutama surat suara, siap H-2.
\r\n\r\nAktivitas di Pantai Gesing di Kalurahan Girikarto, Kapanewon Panggang. Di wilayah ini akan dibangun pelabuhan pendaratan ikan dan proses sudah memasuki tahapan pembebasan lahan. foto diambil 28 Februari 2021-Harian Jogja/David Kurniawan\r\n
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Pembangunan Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) di Pantai Gesing, Desa Girikarto, Panggang ditarget selesai di akhir tahun ini. Sesuai perencanaan pembangunan, pelabuhan ini mampu menampung 40 kapal sekoci ukuran 10-40 GT serta perahu mesin tempel sebanyak 50 unit.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, Bayu Mukti Sasongka mengatakan, pembangunan fasilitas inti kepelabuhan di PPI Gesing sudah dimulai awal bulan ini dan diperkirakan selesai di akhir tahun. Menurut dia, sebelum pembangunan dilakukan, sudah membuat kajian perencanaan berkaitan dengan pelabuhan ini.
Bayu menjelaska, PPI Gesing akan menjadi tempat pendaratan ikan alternatif setelah Pelabuhan Sadeng di Kapanewon Girisubo. Luasan tempat sandar kapal di pelabuhan ini mencapai 1,36 hektare dengan kedalaman 3,5 meter dari titik surut terendah. Rencananya dengan luasan ini dapat menampung kapal sekoci dari ukuran 10-40 GT sebanyak 40 unit. Selain itu, juga bisa menampung perahu mesin tempel atau perahu jukung sebanyak 50 unit. “Saat beroperasi rencananya juga ada bantuan kapal untuk nelayan,” kata Bayu saat dihubungi wartawan, Senin (11/4/2022).
BACA JUGA: BMKG: Sejumlah Wilayah Bakal Terdampak Siklon Malakas Termasuk Jogja
Dia menjelaskan, sesuai dengan hasil kajian pelabuhan Gesing memiliki lokasi strategis yang memiliki tingkat sedimentasi rendah. Hal ini tak lepas adanya dua bukit yang mengapit kawasan pantai sehingga menjadi pemecah ombah secara alami. “Laju pengendapannya rendah sehingga potensi penutupan alur pelayanan di pintu masuk akibat sedimentasi kecil,” ujarnya.
Untuk tahap awal pembangunan mencapai Rp108 miliar yang digunakan membangun fasilitas ini seperti dermaga tempat sandar kapal, kantor syahbandar dan lain sebagainya. Rencananya pembangunan dilanjutkan di tahun depan untuk membangun fasilitas pendukung operasional pelabuhan.
“Tahap satu ditarget selesai di akhir tahun sehingga Gubernur DIY bisa meresmpian operasi PPI Gesing,” katanya.
Salah seorang nelayan di Pantai Gesing, Toro mengatakan, pembangunan pelabuhan sudah dilaksanakan sejak beberapa hari lalu. Meski demikian, untuk tahap awal pelaksanaan pengerjaan masih menyelesaikan akses ke pelabuhan. “Jalannya dulu dan setelah selesai baru ke bangunan inti pelabuhan,” katanya.
Menurut dia, para nelayan memiliki harapan yang besar dengan dibangunya PPI Gesing. Keberadaan fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan para nelayan. “Mudah-mudahan roda ekonomi bisa semakin membaik,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul digelar 26 September 2026. Pemkab meminta seluruh logistik, terutama surat suara, siap H-2.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.