Profil Gus Rozin Bangun BPRS untuk UMKM di Sekitar Pesantren
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL--Kepolisian Resor Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan menggiatkan patroli polisi di permukiman penduduk wilayah kabupaten ini guna antisipasi tindak pidana pencurian di rumah kosong yang ditinggal mudik atau pulang kampung untuk merayakan Lebaran 2022.
"Iya pasti, kami selama ini sudah melakukan patroli setiap malam, dan khusus nanti menjelang Lebaran kami akan giatkan patroli di permukiman untuk antisipasi terjadinya pencurian di rumah kosong yang ditinggal masyarakat yang mudik," kata Kapolres Bantul AKBP Ihsan di Bantul, Sabtu (23/4/2022).
Menurut dia, patroli polisi di permukiman tersebut mulai digiatkan pada H-3 Lebaran hingga H+7 Lebaran atau selama pelaksanaan Operasi Ketupat Progo 2022, operasi terpadu dalam rangka pengamanan mudik dan Lebaran.
Meski demikian, kata dia, bagi masyarakat yang akan mudik harus memastikan kondisi rumah yang akan ditinggal pergi dalam waktu lama, terutama pintu sudah terkunci dan di dalam rumah dalam kondisi aman dari bahaya.
BACA JUGA: Viral Video Remaja Ledakkan Petasan di Kaliadem, Warganet: Gantian Merapi, Nangis
"Bagi yang meninggalkan rumah tolong titip kepada tetangganya, dikunci dipastikan betul bahwa listrik dan sebagainya aman sehingga tidak menjadi korban kejahatan, khususnya pencurian di rumah kosong," katanya.
Kapolres juga mengimbau masyarakat yang akan mudik terlebih dahulu melakukan vaksinasi booster atau dosis tiga untuk melindungi diri dan keluarga, juga keluarga yang dikunjungi dari paparan COVID-19.
"Kami juga mengimbau masyarakat yang akan mudik, yang pertama tentunya ayo vaksin, khususnya vaksin booster, karena ini akan menjaga diri maupun yang akan dikunjungi," katanya.
Terkait dengan pengamanan mudik Lebaran, pihaknya akan melakukan rekayasa lalu lintas di ruas jalan yang rawan terjadi kepadatan. Di sekitar jalur rawan juga didirikan posko pengamanan (pospam) dan pos pemantauan.
"Tentunya kami perlu rekayasa lalu lintas, oleh karena itu kami akan membuat empat pospam dan pos pelayanan, kemudian ada pos pantau yang kami sebar di daerah-daerah yang rawan, khususnya kecelakaan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
BPS menjelaskan desil DTSEN sebagai posisi relatif kesejahteraan keluarga, bukan ukuran mutlak kemiskinan, pendapatan, atau kekayaan.
Taman Budaya Sleman telah PHO pada 20 Juli 2026. Pemkab Sleman mengusulkan Danais Rp18 miliar untuk pembangunan lanjutan 2027.
Kulonprogo membangun irigasi perpipaan gravitasi senilai Rp485 juta untuk mengatasi krisis air sawah padi di wilayah perbukitan.
DPR menilai penindakan TPPO modus pengantin pesanan penting untuk melindungi korban dan mencegah eksploitasi serta kekerasan.
DPRD Sleman berharap investasi kereta gantung Prambanan Rp200 miliar menyerap tenaga kerja lokal dan menggerakkan UMK masyarakat.