Menguji Ketahanan Jogja di Tengah Tekanan
Sebagai pusat jasa, pendidikan, dan pariwisata DIY, Kota Yogyakarta memiliki karakteristik kerentanan yang berbeda dibandingkan dengan daerah lain.
Kepala Perwakilan BI DIY, Budiharto Setyawan, saat menyerahkan bantuan di Kantor Perwakilan BI DIY, Selasa (26/4/2022)./Istimewa\r\n
Harianjogja.com, JOGJA--Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY menyerahkan bantuan sebagai bentuk kepedulian di bidang sosial dan pendidikan di DIY, Selasa (26/4/2022).
Penyerahan bantuan ini merupakan wujud Sinergi Aksi Instansi Ekonomi Syariah (Syiar) Ramadan, dalam rangka memperingati bulan suci Ramadan 1443 Hijriah.
Kegiatan sosial ini merupakan sinergi BI DIY bersama Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) DIY, Ikatan Pegawai Bank Indonesia (IPEBI) DIY, Komunitas Penerima Beasiswa BI/GenBI (Generasi Baru Indonesia) DIY, dan Rumah Zakat.
BACA JUGA: Kini Bayar PBB di Kota Jogja Bisa Melalui Bank Mandiri
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Kepala Perwakilan BI DIY, Budiharto Setyawan, kepada para perwakilan penerima bantuan di Kantor Perwakilan BI DIY.
“Kegiatan ini merupakan wujud sinergi dan kolaborasi antarinstansi ekonomi syariah di DIY dalam rangka mendukung percepatan pemulihan ekonomi. Ini merupakan wujud perbankan memiliki kepedulian pada masyarakat. Di bulan Ramadan ingin berbagi kepada masyarakat,” ucap Kepala Perwakilan BI DIY, Budiharto Setyawan, Selasa.
Adapun bantuan yang diserahkan antara lain yaitu bantuan sembako kepada 1.500 masyarakat yang membutuhkan di DIY. Kegiatan ini merupakan kerja sama BI DIY dan BMPD DIY.
BACA JUGA: Pedagang Teras Malioboro Mengeluh Sepi Pembeli, Kadang Barang Tak Ada yang Laku
Selain itu, bersama IPEBI DIY, BI DIY juga memberikan santunan kepada panti asuhan di DIY.
“Kami juga memberikan bantuan penunjang pendidikan kepada pesantren dan sekolah di DIY berupa wireless mic untuk mendukung pengajaran. Kegiatan ini juga dikolaborasikan dengan agenda sosialisasi dan edukasi mengenai Cinta Bangga dan Paham [CBP] Rupiah, melalui kolaborasi dengan Komunitas penerima beasiswa BI, yaitu Generasi Baru Indonesia (GenBI) DIY, kata Budiharto.
Khusus untuk pemberian bantuan penunjang pendidikan tersebut, kata dia, bertujuan mendorong generasi muda agar peduli terhadap literasi. Dengan begitu, diharapkan nantinya bisa meningkatkan daya saing sumber daya manusia di Indonesia menuju generasi SDM unggul untuk Indonesia Maju.
“Agenda sosial yang keempat adalah pemberian bantuan fasilitasi sarana prasarana air bersih berupa jaringan pipa air bersih di Gedangsari, Gunungkidul; serta pembuatan sumur bor dan tandon air di Gununggambar, Gunungkidul. Kegiatan ini nantinya akan berkolaborasi dengan Rumah Zakat,” kata Budiharto.
Wakil Ketua BMPD DIY, Santoso Rohmad menambahkan, kegiatan ini juga wujud sinergi perbankan di DIY.
“Ini wujud kolaborasi, sama-sama menghadapi masa sulit pandemi Covid-19 juga, dengan bantuan ini semoga membantu ketahanan pangan dan mendukung pemulihan ekonomi,” ucap Santoso yang juga merupakan Direktur Utama BPD DIY itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebagai pusat jasa, pendidikan, dan pariwisata DIY, Kota Yogyakarta memiliki karakteristik kerentanan yang berbeda dibandingkan dengan daerah lain.
BMKG mencatat 3.055 gempa susulan di Flores setelah gempa M7,7. Terbesar M6,2, sementara BNPB siapkan bantuan rumah warga terdampak.
Dishub Jogja menegaskan target pendapatan parkir harus tetap menjaga kelancaran lalu lintas dan tidak mengganggu aktivitas ekonomi warga.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kulonprogo membeberkan hasil uji laboratorium terkait dugaan kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa sejumlah
Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2026 mengusung tema LAKU dan menghadirkan beragam program sastra serta 2.500 puisi dari penulis se-Indonesia.
Thalita Wiryawan tersingkir dari BWF World Championships 2026 setelah kalah dari An Se Young dengan skor 15-21, 11-21.