Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Sejumlah pengunjung berwisata di Tebing Breksi, Selasa (3/5/2022)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN-Kunjungan ke Tebing Breksi mulai meningkat sejak H-1 Lebaran. Diprediksi puncak kunjungan wisata ke salah satu destinasi primadona di Sleman ini akan terjadi pada akhir pekan setelah lebaran.
Ketua Pengelola Tebing Breksi, Widiyanto Kholiq, menjelaskan kunjungan wisatawan pada bulan Ramadan sangat rendah, yakni sekitar 200-300 orang per hari. "H-1 lebaran kemaren 650. Terus hari H lebaran kami buka dari siang, sudah ada 1.200 pengunjung," ujarnya, Selasa (3/5/2022)
Pada H+2 lebaran diperkirakan jumlah kunjungan mencapai 3.000 orang, dengan waktu kunjungan paling banyak di sore hari. Kemudian puncak kunjungan wisata libur Lebaran diprediksi akan terjadi pada akhir pekan setelah lebaran, yakni 7 dan 8 Mei.
Untuk menyambut kunjungan wisata selama libur Lebaran, pengelola Tebing Breksi akan menggelar pertunjukan bertajuk Ba\'da neng Breksi. "Ini yang ke empat. Seharusnya ke enam, tapi karena dua tahun libur karena pandemi, jadi sekarang masih yang ke empat," ungkapnya.
Baca juga: 3 Pos Pantau di Kawasan Hutan Pinus Mangunan Disiapkan
Dalam kegiatan ini, akan berlangsung pertunjukan seni potensi lokal di dua panggung, pada 4-10 Mei. Beberapa pengisi pertunjukan di antaranya jatilan, tari, band dan lainnya. "Yang panggung depan dari pagi ada. Kalau belakang sore saja," katanya.
Untuk akses masuk, pengelola juga menyiapkan rekayasa jalur jika terjadi kepadatan lalu lintas di sepanjang akses Tebing Breksi. "Kalau sudah terlalu padat kita keluarkan, di pertigaan-pertigaan, sudah kami siapkan petunjuk arah," ungkapnya.
Disiapkan pula petugas yang akan mengarahkan kendaraan ke jalur-jalur alternatif tersebut. Selain mengarahkan, petugas yang bekerja sama dengan Karangtaruna setempat juga akan membantu kendaraan yang sedang mengantre di tanjakan.
Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan. Berdasarkan pengalaman selama ini, di saat libur panjang menurutnya banyak pengemudi yang belum mahir di jalur tanjakan Tebing Breksi. "Munigkin belum terbiasa di tanjakan. Atau dia nyopir belum lama," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Komisi D DPRD Jogja mendesak kejelasan mekanisme dan penganggaran Posyandu usai aturan Kemendagri terkait enam SPM memicu kebingungan daerah.
Sleman City Hall (SCH) menghadirkan rangkaian program dan aktivitas sepanjang Agustus 2026 melalui tema “YouthNited Nation”
Bareskrim Polri mengungkap kasus TPKS oleh pelatih panjat tebing HB terhadap lima atlet putri. Tersangka dijerat UU TPKS dan terancam pidana tambahan
Tiga perahu nelayan Gunungkidul terbalik dalam kurang dari 24 jam. Tujuh nelayan selamat di tengah gelombang yang naik.
Karhutla Indonesia mencapai 202.004 hektare hingga Juli 2026, melampaui 2019 dan 2023. El Nino kini masuk kategori sangat kuat.