Bayar Rp50.000 Sehari, Ini Alasan Orang Tua Titip Bayi di Bidan Pakem
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Pantai Parangtritis, Bantul, didatangi para wisatawan pada Jumat (1/4/2022)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL - Laju kunjungan pariwisata di Bumi Projotamansari menunjukkan tren positif semenjak diizinkannya destinasi wisata buka. Setelah banjir pengunjung pada libur lebaran, pada libur panjang Waisak kali ini pendapatan kunjungan wisata Bantul menyentuh angka setengah miliar.
Kurang lebih satu pekan PPKM resmi berakhir dan pergerakan aktivitas di objek wisata terus meningkat. Kepala Subkoordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan, Dinas Pariwisata Bantul Markus Purnomo Adi menjelaskan pada Senin (16/5/2022) malam, kunjungan wisata di Hari Raya Waisak saja mencapai 21.588 wisatawan.
Parangtritis masih menjadi sasaran utama wisata para pelancong. Sebanyak 17.000 wisatawan atau sekitar 80 persen dari jumlah kunjungan disumbang dari salah satu pantai populer di Jogja tersebut.
Dengan raihan 21.588 wisatawan, pendapatan yang dikantongi Pemkab Bantul dari retribusi wisata di Hari Raya Waisak mencapai Rp209,3 juta. Bila dikalkulasikan dengan kunjungan wisata 13-15 Mei, total pendapatan dari sektor wisata mencapai lebih dari setengah miliar.
Baca juga: Libur Lebaran, Sedikitnya 80.000 Orang Berkunjung ke Jogja
"Kalau dijumlah dengan pendapatan 13-15 Mei sebesar Rp438 juta, total pendapatan Pemkab Bantul dari retribusi wisata mencapai Rp647,4 juta," terang pria yang akrab disapa Ipung tersebut.
Diperkirakan Ipung, masih tingginya lonjakan wisatawan ke Bantul pasca libur lebaran dikarenakan adanya sejumlah pegawai yang mengambil cuti pada pekan ini. "Penyebab lonjakan dimungkinkan karena masih ada pegawai yang mengambil cuti, sama karena long weekend," ujarnya.
Torehan pendapatan setengah miliar ini menjadi sinyal baik untuk PAD sektor wisata Kabupaten Bantul pasca dua tahun seret akibat angka kasus Covid-19 yang naik turun. "Untuk PAD-nya iya sangat bagus untuk sektor wisata," tandasnya.
Praktis dalam kurang lebih dua pekan, pendapatan Pemkab Bantul berada di kisaran Rp3 miliar. Pasalnya pada libur lebaran lalu, tepatnya pada 2-8 Mei, 242.129 wisatawan menyerbu objek wisata yang dikelola Pemkab Bantul dengan pendapatan Rp2,3 miliar. "Capaian ini lebih 61 persen dari target libur lebaran yang ditetapkan sebanyak 150.000 orang," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Gelombang gugur massal landa wakil Indonesia di 16 besar Malaysia Masters 2026. Jonatan Christie (jojo) jadi satu-satunya harapan tersisa di perempat final.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa konfirmasi batal berangkat haji 2026 bersama keluarga. Tegaskan bukan karena perintah Presiden Prabowo.
Duta Besar Belanda Marc Gerritsen sangat terkesan dengan pengalaman bersepeda menyusuri pedesaan di sekitar Candi Prambanan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Timnas Kongo batalkan TC di Kinshasa jelang Piala Dunia 2026 akibat wabah virus Ebola jenis Bundibugyo. Skuad Desabre langsung dialihkan ke Eropa.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)