Jogja Inspira Hadirkan Kolaborasi Musik, Puisi dan Sketsa
Jogja Inspira #01 hadir di Ndalem Poenokawan dengan kolaborasi musik, puisi dan sketsa, memperkuat Jogja sebagai episentrum kreativitas seni.
Ibadah haji. /REUTERS-Ammar Awad
Harianjogja.com, SLEMAN--Persiapan pemberangkatan jemaah calon haji (calhaj) asal Sleman terus dilaksanakan.
Seluruh calhaj yang diberangkatkan tahun ini sudah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH). Rencananya empat kelompok terbang (Kloter) calhaj asal DIY akan berangkat 15-17 Juni mendatang.
Kepala Seksi Haji, Kantor Kementerian Agama Sleman, Solikhan Amin mengatakan sebanyak 547 calhaj asal Sleman dipastikan berangkat tahun ini. Seluruhnya sudah melunasi BPIH. Hanya empat calhaj yang tidak berangkat karena dua calhaj meninggal dunia dan dua calhaj lainnya mengundurkan diri.
BACA JUGA: Hujan Bakal Mengguyur hingga Juli, Petani dan Peternak di DIY Perlu Antisipasi
"Nanti [yang tidak berangkat] akan diisi dengan calon cadangan sesuai antrean. Se-DIY, ada 14 cadangan, hanya saja kami belum tahu kouta cadangan untuk Sleman diberikan berapa. Masih menunggu pembagian dari Kemenag DIY," kata Solikhan saat dihubungi Harianjogja.com, Senin (23/5/2022).
Saat ini, kata dia, Kemenag Sleman masih memproses pengurusan visa para calhaj untuk berangkat ke Tanah Suci. Pasalnya, ada sejumlah dokumen dari para calhaj yang perlu diperbarui dan dilengkapi.
Tercatat ada sekitar 79 calhaj yang masih mengurus perubahan dokumen visa. Misalnya saja foto yang kurang pas atau pun kelengkapan dokumen lainnnya.
BACA JUGA: Didatangkan dari Bekonang, Puluhan Botol Ciu Disita dari Rumah Warga Berbah
Sementara terkait dengan vaksinasi Covid-19, kata Solikhan, Pemerintah Arab Saudi mensyaratkan calhaj cukup melakukan vaksinasi dosis I dan II, meski lebih baik lagi jika calhaj sudah melakukan vaksinasi dosis III (booster). Pasalnya, persoalan yang diwaspadai adalah tidak semua bukti vaksinasi tersebut terinput dalam sistem.
"Ada sekitar 125 calhaj yang memiliki bukti fisik sudah divaksin namun belum terinput dalam sistem. Ini kami uruskan dulu perubahan datanya ke Pusat agar terdata dalam sistem," ujarnya.
Kemenag Sleman hingga kini masih menyisir untuk mengetahui berapa orang calhaj yang terkendala saat mengurus dokumen perjalanan. Sembari menyelesaikan dokumentasi perjalanan, para calhaj juga mengikuti kegiatan bimbingan manasik haji di KUA masing-masing kapanewon.
"Bimbingan manasik haji kami mulai 23-26 Mei mendatang. Ada rencana kloter pertama akan berangkat pada 15 Juni mendatang," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja Inspira #01 hadir di Ndalem Poenokawan dengan kolaborasi musik, puisi dan sketsa, memperkuat Jogja sebagai episentrum kreativitas seni.
DPRD Kota Jogja mulai mengarahkan tamu kunjungan kerja ke kampung wisata untuk mengenalkan produk lokal dan mendorong ekonomi masyarakat.
YIA menyalurkan Rp100 juta untuk penanganan stunting 115 balita di Kulonprogo melalui PMT, multivitamin, edukasi, dan ayam petelur.
BPBD Kota Jogja menyiapkan sistem notifikasi banjir langsung ke HP warga melalui jaringan seluler untuk mempercepat peringatan dini.
JJLS Kelok 23 Bantul-Gunungkidul resmi diuji coba 14-20 September 2026. Simak jam buka dan kendaraan yang diperbolehkan melintas.
BPS mencatat harga cabai rawit naik 27,54 persen dan memicu kenaikan IPH di 260 kabupaten/kota pada September 2026.