Sardjito Kirim 7 Tenaga Medis Bantu Korban Gempa NTT
RSUP Dr. Sardjito mengirim tujuh tenaga medis multidisiplin ke NTT untuk membantu korban gempa dan memperkuat layanan di RSUD Bajawa.
Suasana Pantai Parangtritis dipenuhi para wisatawan, Sabtu (25/12/2021). - Harian Jogja/Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL - Jumlah wisatawan yang mengunjungi Kabupaten Bantul di libur Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2022 kemarin menorehkan angka yang cukup tinggi. Capaian kunjungan wisatawan bahkan mendekati jumlah kunjungan wisata sebelum pandemi Covid-19.
Subkoordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan, Dinas Pariwisata Bantul Markus Purnomo Adi menerangkan bila kunjungan wisata di Bumi Projotamansari mencapai 13.776 orang pada libur Hari Lahir Pancasila. Kawasan Pantai Parangtritis masih menjadi destinasi favorit paling banyak dikunjungi wisatawan.
"Rinciannya Parangtritis mencapai 10.800 wisatawan, pantai wilayah barat 2820 wisatawan, Selarong 150 wisatawan dan Cerme enam orang," terang pria yang disapa Ipung tersebut pada Kamis (2/6/2022) pagi.
Baca juga: RSUD Wonosari Trending Gara-gara Anak Magang, Warganet: Mahasiswi Kebelet Viral
Menariknya, capaian kunjungan pada tanggal merah ini disebutkan Ipung telah mendekati jumlah kunjungan wisatawan sebelum pandemi. Dalam artian, bila sama-sama dibandingkan dengan libur yang jatuh pada weekday, jumlah kunjungan wisatawan saat ini telah mendekati capaian pelancong pada tanggal merah sebelum pandemi Covid-19.
"Untuk tren tanggal merah di hari aktif tidak jauh dari angka itu. Artinya mendekati sebelum pandemi," ujarnya.
Tentu fakta ini dianggap Ipung menjadi sinyal positif baik kebangkitan sektor wisatawan. "Iya ini sinyal baik bagi sektor wisata. Meski wisatawan tidak sebanyak kalau liburnya di Senin atu Sabtu," tambahnya
Capaian 13.776 kunjungan wisatawan pada libur Hari Lahir Pancasila ini turut menyumbang pemasukan PAD dari sektor wisata setidaknya Rp133,6 juta. Bila ditelaah lebih lanjut, dari total 3451 orang yang melakukan reservasi di VisitingJogja, lebih dari separuhnya di dominasi wisatawan asal Jawa Tengah.
"Adapun data wisatawan di aplikasi VisitingJogja yang mengunjungi Parangtritis terbanyak berasal dari provinsi Jawa Tengah 58,88 persen, Jawa Timur 13,56 persen Jawa Barat 16,98 persen, DIY 6,43 persen, DKI 2,05 persen, Bali 1,5 persen dan Sumsel 0,57 persen," tandasnya.
Sebelumnya Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo menyampaikan telah menyiapkan sejumlah event untuk terus mendongkrak kenaikan pengunjung di sektor wisata. Kebanyakan agenda tersebut akan bergulir pada selepas Mei nanti.
Salah satu agenda besar yang disiapkan yakni Festival Segoro Kidul. Agenda ini rencananya bakal bergulir kembali pada Juli - Agustus nanti. Dalam festival ini berbagai acara akan digelar, di antaranya Keroncong Pesisiran, Simfoni Gumuk Pasir yang merupakan penampilan orkestra, festival lampion hingga agenda Jelajah Bantul Milang Kori.
"Atraksi itu menjadi salah satu daya tarik sekaligus promosi wisata, sehingga harapannya dengan event-event itu kunjungan wisata mudah-mudahan sampai berikutnya atau seterusnya selalu ada progres kenaikan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUP Dr. Sardjito mengirim tujuh tenaga medis multidisiplin ke NTT untuk membantu korban gempa dan memperkuat layanan di RSUD Bajawa.
Jadwal KRL Palur-Jogja Jumat 21 Agustus 2026 lengkap dari Palur hingga Stasiun Jogja, termasuk waktu di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 21 Agustus 2026 lengkap dari Jogja hingga Palur, termasuk waktu keberangkatan di tiap stasiun.
MW Passato karya modifikator Indonesia akan tampil di SEMA Show 2026, Las Vegas, membawa karya aftermarket Tanah Air ke panggung global.
Hyundai Tucson 2027 resmi diperkenalkan dengan desain Art of Steel, dimensi lebih besar, kabin Pleos, dan varian XRT.
Perubahan status sejumlah jalan di Kulonprogo menjadi jalan lingkungan membuat sumber pembiayaan lebih fleksibel, dari APBD hingga APBKal.