Begini Kabar Terbaru Aktivitas Gunung Merapi

Lugas Subarkah
Lugas Subarkah Minggu, 12 Juni 2022 15:37 WIB
Begini Kabar Terbaru Aktivitas Gunung Merapi

Gunung Merapi dilihat dari Jurangjero, Srumbung, Kabupaten Magelang, 7 Januari 2021. /Harian Jogja-Nina Atmasari

Harianjogja.com, SLEMAN—Dalam sepekan terakhir, Gunung Merapi masih mengeluarkan guguran lava yang mengarah ke barat daya dan kegempaan. Sementara erupsi berupa awan panas tidak teramati.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Agus Budi Santoso, menjelaskan guguran lava teramati sebanyak 75 kali ke arah barat daya.

BACA JUGA: Survei BI: Kelas Menengah Kurangi Tabungan, Tambah Pengeluaran

“Dominan ke Sungai Bebeng dengan jarak luncur maksimal 2.000 meter,” ujarnya, Sabtu (11/6/2022).

Analisis morfologi dari Stasiun Kamera Deles 5, Tunggularum, Ngepos dan Babadan, memperlihatkan pada kubah barat daya tidak teramati adanya perubahan ketinggian kubah. Kubah tengah juga tidak teramati adanya perubahan morfologi yang signifikan.

Meski demikian, kedua kubah lava yang menjadi sumber aktivitas guguran masih berukuran cukup besar. Berdasarkan analisis foto, volume kubah lava barat daya terhitung sebesar 1.551.000 meter kubik dan kubah tengah sebesar 2.582.000 meter kubik.

Pada aktivitas kegempaan, tercatat 84 kali gempa Vulkanik Dangkal (VTB), 283 kali gempa Fase Banyak (MP), 2 kali gempa low frequency (LF), 666 kali gempa guguran (RF), 23 kali gempa embusan (DG) dan 9 kali gempa tektonik (TT). “Intensitas kegempaan pada minggu ini masih cukup tinggi,” ungkapnya.

Aktivitas erupsi Gunung Merapi masih cukup intens dengan status Siaga. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.

BACA JUGA: Ada JJLS, 2 Pos Retribusi Menuju Pantai di Gunungkidul Dipindah

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online