Hadapi Kemarau Panjang, Warga Gunungkidul Diminta Bijak Memakai Air
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Sejumlah personel dari kepolisian dan TNI diterjunkan untuk mengamankan proses eksekusi salah satu rumah di Kalurahan Baleharjo, Wonosari, Senin (13/6/2022)-Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Pengadilan Negeri (PN) Wonosari mengeksekusi sebuah rumah di Dusun Rejosari, Baleharjo, Wonosari, Senin (13/6/2022). Penyitaan dilakukan karena pemilik tak bisa membayar utang di sebuah bank milik BUMN.
Panitera Juru Sita, Pengadilan Wonosari, Syaidu Amni mengatakan, penyitaan sudah melalui proses pelelangan di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Rencananya, usai pengosongan maka hak atas rumah tersebut diberikan kepada pemenang lelang.
“Untuk pelaksanaan kami juga meminta bantuan pengamanan dari Polres Gunungkidul,” kata Syaidu kepada wartawan, Senin.
Menurut dia, proses lelang sudah berlangsung sejak 2019 lalu. Meski demiikian, baru terlaksana sekarang untuk kepastian hukum yang tetap terkait dengan masalah ini.
BACA JUGA: Konser di Sebuah Mal di Jogja Berujung Ricuh, 11 Orang Terluka
Adapun pelaksanaan penyiataan juga mengacu pada penetapan ketua pengadilan negeri Wonosari Nomor 4/Pdt.Eks/2022/PN Wonosari tanggal 3 Juni 2022. “Dengan surat ini maka dilakukan penyitaan terhadap objek rumah dengan luas 253 meter di Kalurahan Baleharjo,” katanya.
Menurut dia, proses berjalan dengan lancar. Seluruh isi telah dikeluarkan dan petugas sita mengganti seluruh kunci di rumah tersebut. “Sudah berhasil dikosongkan, kemudian diserahkan ke pemenang lelang,” katanya.
Disinggung mengenai pelaksanaan penyitaan, Syaidul mengatakan karena pemilik gagal memenuhi kewajibannya membayar utang ke bank BUMN. Sebelum dilakukan eksekusi ada musyawarah antara kedua belah pihak karena pemohon eksekusi mengajukan permohonan aanmaning tetapi tidak ada titik temu.
“Saat pertama tidak hadir, pertemuan kedua dan ketiga hadir juga tidak sepakat menyerahkan obyek bangunan kepada pemohon. Akhirnya dilakukan eksekusi,” katanya.
Kepala Bagian Operasional, Polres Gunungkidul Kompol Sunarto mengatakan, sejumlah personel diterjunkan untuk proses penyitaan rumah di Kalurahan Baleharjo. Menurut dia, proses eksekuis berjalan dengan lancar tanpa adanya gangguan sehingga objek dapat dikosongkan.
“Semuanya lancar, dan semua barang didalam rumah juga sudah dikeluarkan,” kata Sunarto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Rey’s Mediterranean Kitchen resmi buka di Jogja dengan konsep colorful dan menu khas Mediterania, western, hingga Timur Tengah.
Sapi kurban Presiden Prabowo asal Gunungkidul habiskan biaya pakan Rp80.000 per hari. Sapi simmental itu berbobot lebih dari 1 ton.
Prabowo menghadiri panen raya jagung nasional, groundbreaking gudang pangan Polri, dan peluncuran 166 SPPG pendukung MBG di Tuban.
BMKG memperingatkan potensi hujan ringan hingga sedang disertai angin kencang di sejumlah wilayah Sumatera Utara pada Minggu.
Prabowo menyebut Program MBG dapat memutar uang hingga Rp10,8 miliar per desa setiap tahun untuk menggerakkan ekonomi rakyat.