Serangan Monyet Bikin Resah Petani Tanjungsari Gunungkidul
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Pekerja mempersiapkan arena lapangan untuk kejuaraan bola boli pantai nasional yang diselenggarakan di Pantai Sepanjang, Kalurahan Kemadang, Tanjungsari, Rabu (15/6/2022)-Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Pantai Sepanjang di Desa Kemadang, Tanjungsari akan menjadi tuan rumah seri pertama kejuaraan bola voli pantai nasional 2022. Rencananya even ini diselenggarakan mulai 22-26 Juni mendatang.
Ketua Panitia Pelaksanaan kejuaraan, Danang Anggoro mengatakan, kejuaan bola voli pantai nasional akan diselenggarakan dalam empat seri. Untuk seri pembuka diselenggarakan di Pantai Sepanjang mulai 22-26 Juni. Total hingga sekarang ada 40 tim putra putri dari 15 provinsi akan berpartisipasi dalam kejuaraan ini.
“Pantai Sepanjang [Gunungkidul] menjadi pembuka. Untuk tiga seri lainnya diseenggarakan di Pacitan, Bali dan Jakarta,” kata Danang kepada wartawan, Rabu (15/6/2022).
BACA JUGA: Sultan Singgung Orang Tua Sewa Rumah Dekat Sekolah Agar Lolos Zonasi PPDB
Dia menjelaskan, untuk kejuaraan ada empat kategori. Yakni empat lawan emat putra putri dan dua melawan dua putra putri. “Targetnya hanya 32 tim, tapi dikarenakan pendaftar membludak maka akan ada sesi kualifikasi,” ungkapnya.
Menurut Danang, seri nasional kejuaraan bola voli pantai sebenarnya dilaksanakan di Agustus 2021 lalu. Hanya saja, even tersebut bata terselenggara karena lonjakan kasus corona pada waktu itu. “Baru terlaksana tahun ini dan mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar,” katanya.
Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Hary Sukmono mengatakan, persiapan arena kejuaraan bola voli pantai seri nasional terus dilakukan. Untuk lapangan yang disediakan ada empat tempat dan menggunakan bekas lapangan yang dulu dipergunakan untuk turnamen bola voli pantai tingkat Asia Pasific di 2015 lalu. “Masih dipersiapkan, termasuk akses keluar masuk pantai juga diperbaiki,” katanya.
Selain penyiapan lapangan, panitia juga membuat tribun terbuka untuk penonton. Adapun pembangunannya sudah selesai dan diperkirakan dapat menampung sebanyak 450 penonton.
“Kami juga bekerjasama dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia [PHRI] untuk menyediakan akses penginapan yang mudah bagi para atlet,” katanya.
Menurut Hary, direncanakan ada atlet nasional yang ikut dalam kejuaraan ini. Ia berharap kejuaraan tidak hanya untuk mengasah kemampuan para atlet, namun sebagai sarana pengembangan Sports Tourism di Bumi Handayani. “Akan terus dipersiapkan dan tunggu saja even lainnya,” kata dia.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mendukung penuh penyelenggaraan kejuaraan ini. selain untuk pengembangan keolahragaan, juga dapat mendongkrak perekonomian masyarakat karena dengan even tersebut dapat menarik minat pengunjung menontonnya. “Harus jadi agenda rutin dan promosi wisata. Yang tak kalah penting juga dalam rangka pemulihan ekonomi nasional,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Harga minyak Brent mendekati US$90 per barel saat peluang pembukaan Selat Hormuz makin diragukan akibat konflik Timur Tengah.
Sri Sultan Hamengku Buwono X mengingatkan pengembangan AI harus tetap menempatkan manusia sebagai pengendali dalam Center of Excellence AI di Jogja.
Makam mertua Djaduk Ferianto di Kuncen Lama dirusak. Pemkot Jogja menyoroti aturan biaya perawatan dan berencana menata pengelolaan makam.
SLB Tunas Bhakti di Pleret, Bantul, direvitalisasi Kemendikdasmen. DPRD Bantul mendorong pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus.
KMP Putri Yasmin terbakar di Selat Lombok. Tim SAR mengevakuasi 173 orang, terdiri atas 172 korban selamat dan 1 meninggal dunia.