Bidik SDM Global, Kader PMII DIY Perkuat Kemampuan Bahasa Inggris
PW IKAPMII DIY dan Kampung Inggris Jogja berkolaborasi meningkatkan skill bahasa Inggris kader PMII menuju daya saing global.
Ilustrasi jalan tol./Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA--Pemerintah Pusat melakukan revisi desain terhadap trase Tol Jogja-Solo di seksi 2 tepatnya dari kawasan Maguwoharjo hingga Mlati, Sleman.
Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY Krido Suprayitno menjelaskan Pemda DIY belum mengetahui secara pasti letak trase Jogja-Solo yang sedang dalam tahap revisi. Hingga Selasa (21/6/2022) Pemda DIY secara resmi belum menerima desain revisi tersebut.
"Soal revisi, kami dari Pemda DIY belum menerima detailnya, sampai hari ini belum menerima kira-kira yang direvisi itu sebelah mana," katanya Selasa (21/6/2022).
Krido mengatakan revisi tersebut tentu akan menjadi bahan diskusi bersama antara pusat dengan daerah. Menurutnya pusat memang pernah menyampaikan terkait revisi tersebut, namun belum secara resmi menggunakan dokumen.
BACA JUGA: Digelar di Candi Prambanan, Pesta Paduan Suara Gerejawi Jadi Simbol Kerukunan Umat Beragama
"Tentu ini akan menjadi bahan diskusi. Belum tahu [sisi mana dan bagaimana yang direvisi], walaupun memang [pusat] pernah menyampaikan, namun tepatnya di mana saja kan belum tahu," ucapnya.
Lewat penyampaikan dokumen revisi tersebut Pemda DIY baru mengetahui titik yang direvisi tersebut. "Karena untuk mengetahuinya harus ada dokumen awal dan setelah direvisi. Jadi dari Pemda belum menerima. Ketika ada masukan revisi dari Kementrian PU itu baru kami ketahui detailnya, tetapi sampai saat kami belum menerima dokumen itu," katanya.
Pemda DIY belum dapat memberikan masukan terkait revisi karena belum menerima dokumen. Jika sudah menerima tentu akan dicocokkan dengan desain sebelumnya yang sudah final.
"Ya belum [belum memberi masukan] karena dokumennya belum ada, sampai hari ini kami belum ada koordinasi dengan kementerian PU. Untuk sementara Jogja Solo hanya ada izin penetapan lokasi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PW IKAPMII DIY dan Kampung Inggris Jogja berkolaborasi meningkatkan skill bahasa Inggris kader PMII menuju daya saing global.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.