Pengusaha Baju Muslim di Bantul Raup Omzet Rp1 Miliar dalam Sebulan
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Ilustrasi PSG./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul bersama Komunitas Sanggar Seni Bantul (KSSB) akan menggelar pentas seni di panggung Pasar Seni Gabusan (PSG) setiap Sabtu malam (malam Minggu). Keberadaan pentas seni ini diharapkan mampu menghidupkan PSG.
Pentas seni tersebut ini sudah diawali dengan peluncuran kegiatan pada Sabtu (25/6/2022) lalu di panggung terbuka PSG. Sekadar diketahui, KSSB merupakan komunitas pemersatu dari seni budaya di Bantul, seperti seni tari, musik, karawitan, teater, drama, dan ketoprak.
BACA JUGA: Harga Bawang Merah Masih Mahal
Wakil Bupati Bantul, Joko Purnomo mengatakan bahwa Pemkab Bantul sangat berterimakasih dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada KSSB yang turut andil dalam melakukan percepatan pembangunan khususnya di bidang seni budaya.
“Kami berharap kegiatan ini akan terus dilaksanakan dengan baik, setiap malam minggu diselenggarakan pentas budaya di Pasar Seni Gabusan atas inisiatif dari teman-teman komunitas sanggar seni di Bantul,” kata Joko, Sabtu (2/7/2022).
Dia mengapresiasi KSSB yang telah memiliki kreativitas secara mandiri melakukan kegiatan dan juga terobosan mengembangkan seni tari, di mana setiap sanggar memiliki kreativitas untuk menciptakan tari yang diawali dari kegiatan workshop antar seniman tari di Bantul.
Menurut Joko, Bantul memiliki ragam seni budaya yang adiluhung yang wajib dijaga, dilestarikan, dan dikembangkan bersama. Kolaborasi antara pemerintah daerah, institusi pendidikan seni, komunitas sanggar, dan para seniman harus bersinergi untuk menjaga, melestarikan, dan mengembangkan seni budaya di Bantul.
“Sanggar telah memberikan kontribusi yang baik dalam pembangunan seni dan budaya di Bantul. Kebudayaan merupakan salah satu pilar yang bisa mempersatukan kita. Mari terus kembangkan seni budaya yang ada di Kabupaten Bantul. Terus berkarya dan berjuang untuk mewujudkan Bantul yang harmonis, sejahtera, dan berkeadilan,” ujar Joko.
BACA JUGA: Buang Sial, Ruwatan Nusantara Akan Digelar di Candi Tirta Kasongan Bantul
Dia pun berharap nantinya KSSB dapat merangkul lebih banyak komunitas sanggar seni di wilayah Bantul.
Ketua KSSB, Nanik Sri Handayani, mengatakan KSSB dibentuk atas dasar bermula dari pementasan kesenian saat berlangsungnya Bantul Expo. Di sisi lain teman-teman sanggar juga sangat membutuhkan wadah yang mampu mengakomodasi para pelaku, komunitas, dan sanggar seni di Bantul.
“Kegiatan dari KSSB adalah lokakarya karya anggota setiap sebulan sekali, pementasan rutin setiap malam Minggu di panggung terbuka PSG, serta lomba setiap tiga bulan sekali dari masing-masing bidang seni, dan pentas kolaborasi setiap akhir tahun,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Israel kembali menyerang armada bantuan Gaza di laut internasional. Puluhan kapal disita dan ratusan aktivis ditahan.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.