Demo Besar di Eropa Meluas, Biaya Hidup hingga Perumahan Jadi Pemicu
Demonstrasi meluas di Eropa sejak September 2026. Krisis pendidikan, biaya hidup, perumahan, dan ketidakpuasan terhadap pemerintah memicu aksi di sejumlah negar
Gerbang Kasongan./Istimewa-Pemkab Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Sebuah tradisi upacara adat budaya masyarakat Jawa yang bertujuan membuang sial atau menyelamatkan dari gangguan tertentu, bertajuk "Ruwatan Murwokolo Nusantara" akan digelar di Candi Tirta Kasongan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 13 Agustus 2022.
"Ruwatan sebagai upacara religi budaya Jawa melalui doa dalam seni budaya pewayangan, bertujuan untuk memperbaiki berbagai hal aura buruk," kata panitia Ruwatan Murwokolo Nusantara Ki Kasidi Hadiprayitno MRBA Kawindrawinoto di Candi Tirta Kasongan Bantul, Sabtu (3/7/2022).
Ruwatan sendiri akan dilakukan Ki Kasidi, seorang dalang yang mewarisi keahlian sebagai dalang ruwatan dari ayahnya. Kasidi adalah Guru Besar dalam bidang pedalangan di salah satu perguruan tinggi seni Indonesia ternama di Jogja.
BACA JUGA: Jogja Macet, Wisatawan Diimbau Tak Bawa Kendaraan Masuk ke Malioboro
Dia mengatakan, tidak hanya sukerta (orang) yang diruwat dalam kegiatan itu, tetapi mapak tunggak (bangunan), ruwat bumi (tanah pekarangan), ruwat tikus (tanah pertanian), bisnis perusahaan serta berbagai persoalan tentang aura buruk dalam kehidupan pada yang dirawat.
Ki Kasidi mengatakan, dalam Murwokolo ini berarti menghalangi adanya aura angkara murka yang kemungkinan ada pada pribadi, bangunan, tempat, bisnis, jodoh, dan lain sebagainya.
"Ruwatan telah menjadi sarana spiritual diyakini masyarakat dalam budaya Jawa. Dalam kegiatan lain seperti ruqyah yang berarti melindungi dan menyembuhkan dari gangguan sihir, santet, penyakit secara Islami," katanya.
Dalam era sekarang ini, kata dia, maraknya kembali ke budaya Nusantara telah menjadi gaya tersendiri dalam kehidupan masyarakat, kembali ke alam dan budaya tradisi telah menjadi salah satu pilihan tersendiri untuk menentramkan hati.
"Maka kegiatan ruwatan kembali menjadi salah satu alternatif kegiatan religi populer di masyarakat. Kegiatan ruwatan memiliki independensi sebagai aktivitas lintas budaya dan keyakinan. Sehingga aktivitas upacara ini dapat diikuti siapapun lintas geografis dan demografi, suku, dan agama, bahkan lintas negara," katanya.
Oleh karena itu, masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan religi ini untuk mengikutkan permasalahan yang mungkin terjadi dalam berkehidupan. Ruwatan Murwokolo bersifat positif yang artinya menawarkan bentuk gangguan aura negatif menjadi positif yakni bertujuan tetulung dalam hal kebaikan.
"Dapat pula dikatakan sebagai keyakinan untuk meningkatkan mental positif dalam menjalani hidup dan berkehidupan dengan mantap," katanya.
Bagi masyarakat atau peserta yang akan mengikuti Ruwatan tersebut dapat mendaftarkan ke panitia pada nomor 085742341818 sampai dengan 7 Agustus 2022, peserta yang mendaftar akan mendapat fasilitas busana ruwat, sesaji, siraman, dan makan, demikian Ki Kasidi Hadiprayitno MRBA Kawindrawinoto .
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Demonstrasi meluas di Eropa sejak September 2026. Krisis pendidikan, biaya hidup, perumahan, dan ketidakpuasan terhadap pemerintah memicu aksi di sejumlah negar
Tiket konser Syahrini Rp35 juta menawarkan akses VIP, lounge khusus, sesi after-show, dan merchandise eksklusif. Kuotanya sekitar 40 orang.
Bakmi godog hangat dan suasana sawah menjadi daya tarik Sajian Kembang Turi di Turi, Sleman, untuk wisata kuliner keluarga saat musim hujan.
KAI menyiapkan extra seat diskon 50% untuk perjalanan kereta tertentu. Simak rencana penerapan, syarat pembelian, dan ketentuannya.
BPBD Gunungkidul mengajak komunitas keagamaan terlibat dalam mitigasi bencana, mulai dari kesiapsiagaan hingga pemulihan pascabencana.
The Longest Wait merangkum dua tahun perjalanan Timnas Indonesia melalui ratusan jam rekaman yang disunting menjadi film berdurasi 90–100 menit.