30 Tahun Berlalu, Festival Udin Kembali Tagih Keadilan
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Ki Kasidi Hadiprayitno MRBA Kawindrowinoto./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL--Setelah dua tahun lebih vakum karena pandemi, Ki Kasidi Hadiprayitno MRBA Kawindrowinoto kembali menggelar ruwatan massal. Kali ini ruwatan massal digelar di Candi Tirto Raharjo, Kalurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Bantul, pada 15 Suro atau 13 Agustus mendatang.
Tak tanggung-tanggung, ruwatan massal bertajuk Murwokolo Nusantara tersebut digelar dengan skala internasonal.
Diketahui, Ki Kasidi merupakan profesor dan guru besar pedalangan yang mewarisi keahlian sebagai dalang ruwatan dari ayahnya Ki Timbul Cermomanggolo.
BACA JUGA: Salut! Angka Kepesertaan KB di Bantul Nyaris Capai Target
Telah puluhan kali dia meruwat sukerta (orang), mapar tunggak (bangunan), ruwat bumi (tanah pekarangan), ruwat tikus (tanah pertanian), bisnis perusahaan serta berbagai persoalan tentang aura buruk dalam kehidupan pada yang diruwat.
Ki Kasidi mengatakan ruwatan merupakan upacara religi dan budaya Jawa yang dilakukan lewat doa dalam kemasan pewayangan. Acara ini digelar untuk memperbaiki berbagai hal aura buruk.
Dia menjelaskan, seni budaya wayang kulit menggambarkan dunia kehidupan sifat angkara murka dan kebaikan.
“Dalam ruwatan kali ini, Murwokolo berarti menghalangi adanya aura angkara murka yang kemungkinan ada pada pribadi, bangunan, tempat, bisnis, jodoh, dan lain sebagainya. Ruwatan telah menjadi sarana spiritual diyakini masyarakat dalam budaya Jawa. Dalam kegiatan lain seperti ruqyah yang berarti melindungi dan menyembuhkan dari gangguan sihir, santet, penyakit secara Islami,” kata Ki Kasidi dalam rilisnya, Rabu (29/6/2022).
Menurut Ki Kasidi, dalam era sekarang, tren kembali ke budaya Nusantara telah menjadi gaya tersendiri dalam kehidupan masyarakat. "Kembali ke alam dan budaya tradisi telah menjadi salah satu pilihan tersendiri untuk menentramkan hati," ucap dia.
“Kegiatan ruwatan memiliki independensi sebagai aktivitas lintas budaya dan keyakinan. Sehingga aktivitas upacara ini dapat diikuti siapun lintas geografis dan demografi, suku, dan agama, bahkan lintas negara,” katanya.
BACA JUGA: Ribuan Ekor Ternak Terpapar PMK, Bantul Cuma Terima 300 Dosis Vaksin PMK
Masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan relegi ini untuk mengikutkan permasalahan yang mungkin terjadi dalam berkehidupan.
Ki Kasidi menjelaskan ruwatan Murwokolo bersifat positif yang artinya menawarkan bentuk gangguan aura negatif menjadi positif yakni bertujuan tetulung dalam hal kebaikan. Dapat pula dikatan sebagai keyakinan untuk meningkatkan mental positif dalam menjalani hidup dan berkehidupan dengan mantap.
“Semoga ruwatan Murwokolo Nusantara ini dapat memberikan manfaat positif bagi masyarakat yang membutuhkan. Ruwatan adalah doa dan harapan menuju hidup lebih baik,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
John Herdman menyebut kartu merah Thom Haye saat Indonesia vs Malaysia menjadi pelajaran penting bagi skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.