WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL--Program keluarga berencana (KB) diperlukan bagi pasangan usia subur untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk. Di Bantul, kepesertaan KB dinilai sudah cukup tinggi. Meski demikian Pemkab Bantul tetap mendorong peningkatan kepesertaan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Bantul, Ninik Istitarini, menjelaskan saat ini angka kepesertaan KB di Bantul 73,73% dari total jumlah pasangan usia subur. “Itu sudah cukup tinggi,” ujarnya, beberapa waktu lalu.
BACA JUGA: Soal Pembelian Migor Curah Pakai Peduli Lindungi, Pedagang: Kami sudah Kirim Email
Angka tersebut sudah cukup tinggi karena target kepesertaan KB adalah 80% dari total jumlah pasangan usia subur. “Karena pasangan usia subur itu tidak semua harus ber-KB. Ada yang memang mereka baru saja menikah belum punya anak, ada yang ingin anak karena baru satu, mau tambah satu,” katanya.
Meski sudah cukup tinggi, pihaknya tetap mendorong peningkatan kepesertaan KB hingga memenuhi target. Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan penguatan Kampung Berkualitas (KB) yang salah satu programnya adalah peningkatan kepesertaan KB.
Saat ini Bantul telah memiliki sebanyak 47 Kampung KB yang tersebar di 17 kapanewon. Targetnya, setiap kalurahan yang berjumlah 75 kalurahan itu ada setidaknya satu Kampung KB. Namun sebelum penambahan kuantitas, terlebih dahulu ia menguatkan kualitas Kampung KB.
“Tidak usah banyak-banyak dulu, tapi yang ada berkualitas. Kalau kita mengejar kuantitasnya tapi yang ada tidak dievaluasi nanti yang baru tidak terurus. Targetnya ada peningkatan ekonomi pada keluarga, status kesehatan terutama kelompok rentan, bayi, balita, pasangan usia subur, lansia sehat. Kemudian capaian kepesertaan KB bisa naik,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Lagu Wonderwall dari Oasis menjadi pengiring perjalanan Inggris di Piala Dunia 2026. Kane sebut momen bernyanyi bersama fans yang paling berkesan.
Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan cuti selama sepekan bukan karena sakit, melainkan untuk menjalani medical check-up rutin sebagai bagian menjaga kesehata
Spanyol yang belum kebobolan di Piala Dunia 2026 menghadapi Austria pada babak 32 besar. Simak prediksi, statistik, dan peluang kedua tim.
Disparekrafpora) Kabupaten Gunungkidul akan kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 pada 10–11 Juli 2026 di di kawasan Geosite Gunung
Beli kendaraan STNK Only tanpa BPKB? Risiko pidana penadahan dengan ancaman 4 tahun penjara dan denda Rp500 juta. Simak penjelasan OJK dan Polri.