Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL--Program keluarga berencana (KB) diperlukan bagi pasangan usia subur untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk. Di Bantul, kepesertaan KB dinilai sudah cukup tinggi. Meski demikian Pemkab Bantul tetap mendorong peningkatan kepesertaan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Bantul, Ninik Istitarini, menjelaskan saat ini angka kepesertaan KB di Bantul 73,73% dari total jumlah pasangan usia subur. “Itu sudah cukup tinggi,” ujarnya, beberapa waktu lalu.
BACA JUGA: Soal Pembelian Migor Curah Pakai Peduli Lindungi, Pedagang: Kami sudah Kirim Email
Angka tersebut sudah cukup tinggi karena target kepesertaan KB adalah 80% dari total jumlah pasangan usia subur. “Karena pasangan usia subur itu tidak semua harus ber-KB. Ada yang memang mereka baru saja menikah belum punya anak, ada yang ingin anak karena baru satu, mau tambah satu,” katanya.
Meski sudah cukup tinggi, pihaknya tetap mendorong peningkatan kepesertaan KB hingga memenuhi target. Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan penguatan Kampung Berkualitas (KB) yang salah satu programnya adalah peningkatan kepesertaan KB.
Saat ini Bantul telah memiliki sebanyak 47 Kampung KB yang tersebar di 17 kapanewon. Targetnya, setiap kalurahan yang berjumlah 75 kalurahan itu ada setidaknya satu Kampung KB. Namun sebelum penambahan kuantitas, terlebih dahulu ia menguatkan kualitas Kampung KB.
“Tidak usah banyak-banyak dulu, tapi yang ada berkualitas. Kalau kita mengejar kuantitasnya tapi yang ada tidak dievaluasi nanti yang baru tidak terurus. Targetnya ada peningkatan ekonomi pada keluarga, status kesehatan terutama kelompok rentan, bayi, balita, pasangan usia subur, lansia sehat. Kemudian capaian kepesertaan KB bisa naik,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Cara menyimpan video Instagram tanpa aplikasi tambahan bisa dilakukan lewat fitur bawaan maupun browser. Simak langkah mudah dan aman berikut ini.
Biaya perpanjangan izin tinggal di Jepang naik drastis mulai Oktober 2026. Izin tinggal tetap melonjak 1.900% jadi 200.000 yen. Simak daftar lengkapnya.
Belanja Pemkot Jogja dalam APBD Perubahan 2026 naik Rp205,12 miliar menjadi Rp2,11 triliun. Pemkot menyebut fiskal tetap terjaga.
Apple dikabarkan luncurkan iPhone lipat pertama pada 9 September 2026. Ini acara pertama CEO baru John Ternus. Harga diprediksi tembus Rp35 juta. Simak bocorann
Ariel Tatum resmi mengganti nama legal menjadi Ariel Dewinta Ayu Sekarini setelah permohonannya dikabulkan PN Jakarta Selatan. Ini alasan di baliknya.