Sharp Borong Tiga Penghargaan JBBA dan SBBI 2026
PT Sharp Electronics Indonesia kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu merek elektronik terpercaya di Indonesia dengan meraih tiga penghargaan ber
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Sugeng Purwanto (kanan) mendampingi dokter hewan menyuntikan vaksin PMK di kandang Kelompok Ternak Pandanmulyo, Dusun Ngentak, Poncosari, Srandakan, Rabu (29/6/2022)./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL--Pemda DIY mendapat alokasi vaksin untuk mencegah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak sebanyak 4.800 dosis. Dari jumlah tersebut Bantul mendapatkan jatah sebanyak 300 dosis, padahal total ternak sapi dan domba yang terpapar PMK mencapai ribuan ekor.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan dan Pertanian (DKPP) Joko Waluyo mengatakan 300 dosis untuk hewan ternak masih jauh dari kebutuhan, tetapi karena jumlah dosis terbatas sehingga pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Rencananya 300 dosis tersebut akan disuntikan pada sapi yang ada di wilayah kapanewon yang masih masuk zona hijau.
“Untuk vaksin memang kami prioritaskan terlebih dahulu di wilayah Bantul barat yang masih aman dari wabah PMK,” kata Joko Waluyo, dalam acara peluncuran vaksin PMK di Kelompok Ternak Pandanmulyo, Dusun Ngentak, Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan, Bantul, Rabu (29/6/2022).
BACA JUGA: 5.000 Bibit Mangrove Hijaukan di Pantai Baros
Sejumlah kapanewon yang masuk zona hijau di Bantul barat tersebut adalah Kapanewon Pajangan, Kasihan, Srandakan, Sanden, dan Pandak. Sementara jumlah hewan ternak yang terkena wabah PMK sejak Mei sampai akhir Juni ini sebanyak 2.242 ekor yang terdiri dari sapi dan domba. Dari jumlah tersebut 11 ekor mati, 57 dipotong paksa, dan 386 ekor dinyatakan sembuh.
Hewan ternak yang terkena PMK tersebut terbanyak di wilayah Kapanewon Pleret, Piyungan, Banguntapan, Jetis, Pundong Imogiri, dan Kretek. Dengan demikian tujuh kapanewon tersebut pun dinyatakan sebagai zona merah wabah PMK.
“Harapan kami 300 dosis ini dipercepat agar ternak yang belum kena PMK jangan sampai berkembang di Bantul barat,” ujar Joko Waluyo.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Sugeng Purwanto yang hadir dalam kesempatan peluncuran vaksinasi PMK tersebut mengakui jumlah vaksin yang diperoleh dari Kementerian Pertanian terbatas, hanya 4.800 dosis pada tahap pertama ini. Namun tidak menutup kemungkinan akan ada tambahan vaksin kembali di tahap berikutnya.
Untuk vaksin PMK tahap pertama ini, kata Sugeng, sementara diperioritaskan untuk sapi perah di wilayah Sleman. “Bantul dengan berbagai pertimbangan baru dapat alokasi 300 dosis. Arahan dari pak Menteri untuk vaksin memang dikhususkan terlebih dahulu sapi perah karena sapi perah biasanya dipelihara dalam jangka panjang, kalau sapi potong kalau wangun langsung dipotong apalagi menjelang Iduladha ini,” ujar Sugeng.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Sharp Electronics Indonesia kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu merek elektronik terpercaya di Indonesia dengan meraih tiga penghargaan ber
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 11 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Cek jadwal lengkap tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja–Solo September 2026 relasi Stasiun Tugu ke Palur lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.05 WIB hingga perjalanan malam.
ALVA mencatat distribusi 20.000 unit pada September 2026, dengan pengguna yang telah menempuh lebih dari 78 juta kilometer.
SIPA 2026 resmi dibuka di Pamedan Pura Mangkunegaran Solo. Sekitar 250 seniman dari 7 negara tampil dengan tema Kinetic Kinship: Beyond Boundaries.