RSPS Bantul Raih ISO 27001:2022, Perkuat Keamanan Data Pasien
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Gambar maket Jembatan Kretek 2./Twitter Pemkab Bantul
Harianjogja.com, BANTUL -- Harga tanah di wilayah Desa Parangtritis, Kapnewon Kretek, Bantul, meningkat tajam setelah adanya Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS). Terlebih sudah ada Jembatan Kretek 2 yang menghubungkan Parangtritis dan Pantai Samas.
Kepala Desa Parangtritis Topo mengatakan harga tanah sekitar JJLS saat ini sudah mencapai Rp2 juta per meter. “Padahal sebelumnya, saat pembangunan JJLS harga tanah masih sekitar Rp350.000 per meter saat pembebasan lahan dulu,” kata Topo, Minggu (24/7/2022).
BACA JUGA: Nyawiji Makarti, Cara ISI Jogja Me-recovery Kehidupan lewat Seni
Kemudian awalnya setelah JJLS Parangtritis jadi harga tanah sempat di angka Rp1,5 juta per meter yang dekat dengan JJLS, tetapi setelah ada Jembatan Kretek 2 harganya kembali meningkat menjadi lebih dari Rp2 juta.
Menurutnya harga tersebut sesuai yang ditawarkan oleh para pemilik tanah, tetapi sejak beberapa tahun terakhir diakuinya belum ramai jual beli tanah di wilayahnya. “Warga juga belum ada yang mau jual,” katanya.
Demikian pula dengan investor juga belum masuk wilayah Parangtritis.
Dia memprediksi ketika Jembatan Kretek 2 beroperasi dan Jembatan penghubung Bantul-Kulonprogo jadi harga tanah dipastikan akan kembali naik, terlebih setelah pembangunan Kelok 18 kelar.
BACA JUGA: Sudah Selesai, Kapan Jembatan Kretek II di JJLS Bantul Bisa Dilewati Masyarakat?
Tidak hanya di Parangtritis, harga tanah naik juga terjadi di wilayah Kalurahan Srigading, Kapanewon Sanden.
Lurah Srigading, Prabowo Sugondo mengatakan beberapa tahun lalu harga tanah di di wilayahnya khususnya yang dekat dengan JJLS masih di kisaran Rp1 jutaan per meter, tetapi saat ini sudah tembus Rp2 jutaan per meter. “Itu kalau luasannya kisaran 200 meter persegi,” katanya.
“Peningkatan harga tanah sudah lama, secara umum peningkatan sudah di luar harga psikologis. Yang dulu sekitaran harganya per meter Rp1 jutaan, sekarang permintaan Rp1,5-Rp2 juta, kalau pinggir JJLS,” tambah Prabwo.
Dia juga meyakini harga tanah akan terus meningkat setelah JJLS terhubung dari Kulonprogo-Bantul-Gunungkidul. Terlebih di wilayah Samas dan sekitarnya akan menjadi kawasan ekonomi khusus yang desainnya saat ini sedang disusun oleh Pemda DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Asisten pelatih PSBS Biak Kahudi Wahyu menyebut Luquinhas sebagai pemain cerdas dan cocok untuk PSS Sleman di tengah rumor transfer.
Duta Hino Yogyakarta (PT Duta Cemerlang Motors) melakukan peresmian outlet atau cabang 3S
Cuaca panas bisa memengaruhi baterai mobil listrik. Simak 6 cara menjaga baterai EV tetap awet dan efisien saat suhu ekstrem.
Pemkab Kulon Progo berkomitmen selalu proaktif dalam penyelesaian terkait kepentingan masyarakat tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-kehatian
Alex Rins mengaku syok melihat kecelakaan horor Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026 hingga jantungnya seperti berhenti berdetak.