15+ Event Jogja Juli 2026, Ini Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Deretan event seru di Jogja Juli 2026, mulai dari Kite Festival, Gamelan Festival, konser musik hingga festival literasi. Catat jadwal dan lokasinya di sini!
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Dibandingkan kabupaten lainnya di DIY, peningkatan penularan Covid-19 di Sleman terbilang tinggi. Kasus aktif saat ini menembus angka 300 kasus. Penularan pun kembali terjadi di lingkungan sekolah. Namun demikian, mayoritas pasien menjalani isolasi di rumah.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Cahya Purnama saat dikonfirmasi membenarkan penularan Covid-19 kembali terjadi di lingkungan sekolah. Setelah di SMA swasta di Kapanewon Depok, sebanyak delapan kasus penularan Covid-19 terjadi di SMK Cangkringan. "Di SMK Cangkringan ada delapan kasus," ujarnya saat dikonfirmasi Harianjogja.com, Selasa (26/7/2022).
Berbeda dengan SMA swasta di Depok yang tetap menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka, kata Cahya, untuk KBM di sekolah tersebut ditiadakan. "Jadi pembelajaran langsung dilakukan daring, tidak ada tatap muka [luring]," katanya.
Hingga Senin (25/7/2022) kasus aktif Covid-19 di Sleman tercatat sebanyak 302 kasus, sebanyak 49 kasus dirawat di rumah sakit, 30 kasus menjalani isolasi di Gedung Isoter Gemawang dan 223 kasus lainnya menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.
Sama halnya dengan pendapat Cahya, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan kenaikan kasus Covid-19 di Sleman terjadi karena tingginya mobilitas masyarakat. Hal yang sama juga terjadi di daerah lainnya. "Karena mobilitas masyarakat tinggi, muncul juga klaster di sekolah-sekolah. Misalnya siswa di SMA De Britto dan sebuah SMK wilayah Cangkringan," ujarnya.
BACA JUGA: Polisi Tetapkan Lima Tersangka Rusuh Suporter Jogja-Solo
Menurut Kustini, penularan virus Corona di sekolah-sekolah terjadi karena adanya siswa baru yang masuk sekolah. Pemkab, lanjut Kustini meminta siswa yang positif Covid-19 untuk melakukan isolasi seperti ke Gedung Isolasi Terpusat (Isoter) Gemawang. "Siswa yang terpapar Covid-19 memiliki gejala sakit ringan dan diharapkan beberapa hari bisa sembuh," harapnya.
Terkait peningkatan kasus Covid-19 di Sleman, Kustini mengimbau warga tetap menjalankan protokol kesehatan saat keluar rumah. Ia juga mengingatkan warga untuk tetap menggunakan masker meskipun di ruang terbuka. "Kalau yang merasa sakit flu, kami minta tidak keluar rumah terlebih dahulu. Jangan lepas masker untuk jaga-jaga," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Deretan event seru di Jogja Juli 2026, mulai dari Kite Festival, Gamelan Festival, konser musik hingga festival literasi. Catat jadwal dan lokasinya di sini!
Pemkab Sleman menjamin biaya pengobatan enam korban tembok sekolah ambruk. Pembiayaan menggunakan JPS hingga Bapel Jamkesos.
Rupiah menguat ke Rp17.795 per dolar AS. IKK Juli 2026 masih optimistis meski turun tiga bulan beruntun.
Kabupaten Klaten kembali menegaskan komitmennya sebagai salah satu daerah penyelenggara olahraga otomotif di Indonesia melalui Klaten International Motocross
BPA Kejagung menggelar lelang serentak 10–14 Agustus 2026 dengan potensi pemulihan aset negara mencapai Rp289,39 miliar.
Promosi digital dan sinergi swasta digenjot untuk mengejar target wisman. Namun, direct flight masih menjadi tantangan pasar jarak jauh.