Sensus Ekonomi 2026 di DIY Jadi Dasar Pemetaan Daerah
BPS DIY menyebut Sensus Ekonomi 2026 jadi dasar pemetaan ekonomi daerah. Data dijamin rahasia dan digunakan untuk perencanaan.
Ilustrasi jalan tol./Pixabay
Harianjogja.com, SLEMAN – Tahapan pembebasan lahan tol Jogja-Solo (Joglo) di Tirtomartani, Kalasan memasuki tahap musyawarah warga untuk membahas bentuk ganti kerugian (UGK). Di wilayah ini, fasilitas umum yang terdampak pembangunan jalan tol hanya masjid dan sebagian area pemakaman.
Kepala Bidang Pengadaan Tanah BPN Kanwil DIY, Margaretha Elya Lim Putraningtyas mengatakan rencana pelaksanaan pembayaran UGK di Purwomartani, lanjut Elya, rencananya akhir Agustus ini.
Pembayaran akan diberikan untuk warga terdampak di Dusun Karanglo, Babadan, Songodaran dan Bayen, Kalurahan Purwomartani. "Mudah-mudahan izin dari LMAN bisa turun bulan ini sehingga pembayarannya antara minggu ketiga atau keempat Agustus ini," kata dia, Senin (8/8/2022).
Selain masih menyelesaikan pembayaran UGK untuk empat dusun di Purwomartani, lanjutnya, proses pembayaran UGK untuk Dusun Tegalrejo, Tamanmartani juga diupayakan segera disalurkan.
Tamanmartani di Tegalrejo yang pembayaran UGK belum diberikan karena pengumumannya paling akhir dilakukan. "Untuk Selomartani sudah musyawarah semua. Untuk Tegalrejo Tamanmartani menunggu selesainya tim appraisal," katanya.
Sementara itu, Lurah Tirtomartani Kalasan Indra Gunawan mengatakan total bidang terdampak pembangunan jalan tol di Tirtomartani sebanyak 336 bidang dengan sekitar 300-an warga terdampak.
BACA JUGA: Progres Tol Jogja-Solo, Warga Tirtomartani Gelar Musyawarah Bahas Ganti Rugi
Lahan yang terdampak selain pemukiman juga ada tanah kasultanan serta area pertanian. "Dari jumlah tersebut lahan tanah kas desa [TKD] yang terdampak sekitar empat hektare, itu area pertanian," katanya.
Adapun warga terdampak paling banyak berada di Karanganyar Kalimati. Di dusun ini, lanjutnya, merupakan padukuhan dengan jumlah warga yang paling banyak terdampak pembangunan jalan tol.
"Di sana ada sekitar 20 KK. Itu satu RT tapi dibelah jalan tol di tengah-tengahnya," kata Indra.
Selain itu, lanjut Indra, jalan tol Jogja Solo yang melewati Tirtomartani juga melewati dua area permakaman. Area makam di dusun Kringinan maupun Bendungan berdiri di atas tanah Sultan Grond. Detail jumlah makam yang terdampak, lanjut Indra, belum hitung.
"Tetapi hanya sebagian saja makam yang terkena. Di atas 10 makam. Cuma kami belum tahu terkait ganti kerugiannya. Memang, ahli waris makam katanya akan menerima uang kerohiman hanya saja makam akan dipindah ke mana?," ujarnya.
Indra mengatakan untuk sarana umum yang terkena pembangunan tol hanya satu masjid, yakni Baitul Makmur di Karang, Kalasan. "Masjid itu kena semua. Kami tidak paham dulu yang bangun yayasan, tapi infonya sudah ganti yayasan," kata Indra.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPS DIY menyebut Sensus Ekonomi 2026 jadi dasar pemetaan ekonomi daerah. Data dijamin rahasia dan digunakan untuk perencanaan.
Simak jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 26 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 per perjalanan.
Kementerian Pariwisata mengusulkan bebas visa bagi tujuh kelompok wisatawan berdasarkan jumlah kunjungan, belanja wisata, dan keberlanjutan pasar.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 26 Juni 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Apindo menilai DSI dapat memperkuat pengawasan ekspor dan menekan praktik under invoicing tanpa menambah beban administratif pelaku usaha.
Wakil Gubernur DIY Paku Alam X mengusulkan seluruh jamaah haji DIY menggunakan e-paspor untuk mempercepat layanan imigrasi dan meningkatkan kenyamanan.