Debut di Maguwoharjo, Hiromu Tanaka Janji Balas Dukungan Suporter PSS
Hiromu Tanaka takjub atmosfer Maguwoharjo saat debut kandang PSS dan bertekad membalas loyalitas suporter dengan kemenangan.
Para pelaku perjalanan melalui YIA, Kulonprogo, Rabu (11/5/2022)./Harian Jogja-Anisatul Umah
Harianjogja.com, KULONPROGO—Sebagai upaya mitigasi bencana tsunami dan pencegahan abrasi, PT Angkasa Pura I memperkuat green belt atau sabuk hijau di kawasan pesisir bandara YIA, Kulonprogo. Penanaman pepohonan sabuk hijau akan digencarkan guna meningkatkan keamanan bandara dari ancaman abrasi dan tsunami.
General Manager YIA Agus Pandu Purnama menerangkan perseroan tengah menyelenggarakan program penanaman pohon untuk mengantisipasi potensi bencana atau tindakan sebagai upaya mitigasi bencana. Kegiatan ini dilakukan di semua bandara yang dekat dengan pantai, salah satunya di YIA.
BACA JUGA: Hendak Terbitkan IPL Tol Jogja-YIA, Ini yang Jadi Pertimbangan Pemda DIY
"Untuk daerah selatan, penyangga atau green belt berfungsi apabila terjadi sesuatu, contohnya tsunami dan lain-lain, penangkalnya adalah pohon-pohon ini," terangnya beberapa waktu lalu.
Setidaknya 5.000 tanaman dengan berbagai jenis spesies ditanam di kawasan hutan mangrove Pantai Pasir Kadilangu, Jangkaran, Temon sebagai green belt. Beberapa spesies yang ditanam sebagai pencegah abrasi dan mitigasi bencana ini meliputi tanaman cemara udang, pandan laut, anggur laut dan mangrove.
Pandu menuturkan bila abrasi di daerah selatan tergolong luar biasa. Penanaman berbagai pohon ini menurut Pandu paling tidak mengurangi kemungkinan tersebut.
Angkasa Pura mengajak seluruh kelompok tani untuk memelihara pohon-pohon itu agar terus tumbuh
"Jadi kami harus memastikan 5000 pohon ini jadi, tumbuh," tambahnya.
Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jogjakarta, Muhammad Wahyudi menilai kawasan pesisir di sekitar Pantai Pasir Kadilangu menjadi vital dan penting karena adanya YIA. Sebagai salah satu infrastruktur strategis nasional, kondisi sekitar bandara harus tertata dengan baik, salah satunya pembentukan green belt.
Wahyudi menilai saat ini masih perlu upaya penanaman pohon di kawasan pesisir bandara. Wahyudi berharap pengelolaan kawasan pesisir tetap mendukung kelestarian lingkungan hidup dan mendorong pemberdayaan masyarakat sekitar. "Sampai saat ini memang masih perlu harus dilakukan penanaman dan juga menjaga abrasi itu untuk tidak sampai masuk," ujarnya.
Penjabat Bupati Kulonprogo Tri Saktiyana menuturkan Kulonprogo memiliki pantai yang langsung berhadapan dengan laut tanpa perlindungan, tidak seperti Gunungkidul yang memiliki tebing-tebing. Oleh karena itu, perlu diciptakan strategi perlindungan abrasi yang salah satunya dapat dilakukan penanaman vegetasi mangrove dan tanaman lainnya.
BACA JUGA: Warna-Warni Puluhan Layangan Warnai Langit Pantai Samas
"Ada anggur laut, ada mangrove dan ada pandan. Ini tanaman-tanaman yang kita upayakan agar supaya abrasi di pantai selatan Kulonprogo bisa dicegah," ujar dia.
YIA dapat menjadi bandara yang paling peduli terhadap lingkungan hidup. "Semoga penanaman hari ini nanti bisa berkembang terus dan abrasi di pantai selatan khususnya Kulonprogo bisa ditanggulangi," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hiromu Tanaka takjub atmosfer Maguwoharjo saat debut kandang PSS dan bertekad membalas loyalitas suporter dengan kemenangan.
Pemerintah menyiapkan hunian subsidi di kawasan industri untuk memudahkan buruh memiliki rumah sekaligus menekan biaya transportasi.
Iran menegaskan Selat Hormuz tetap ditutup hingga AS memenuhi komitmen kesepakatan Juni 2026 dan persyaratan Teheran.
Aktivasi IKD Kulonprogo baru 7,98 persen. Blank spot, spesifikasi HP, dan rendahnya kehadiran warga menjadi kendala.
Sebanyak 345 perenang usia 6-11 tahun mengikuti Bapas 69 Cup di Magelang. FAI menilai ajang ini penting untuk pembibitan atlet sejak dini.
Danantara dinilai bisa menjadi alternatif pembiayaan LRT Jakarta sekaligus membantu menjaga ruang fiskal DKI Jakarta.