180 Komunitas Motor di Jogja Ramaikan Road to MotoGP Mandalika 2026
Sekitar 180 komunitas motorsport Jogja mengikuti Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 melalui konvoi dan Watch Party AustrianGP.
Ilustrasi./Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN — Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman selama 10 hari melakukan skrining Covid-19 ke puluhan sekolah di berbagai kapanewon. Dari ribuan siswa dan guru yang diskrining, sebanyak 23 di antaranya dinyatakan positif Covid-19.
Kepala Dinkes Sleman Cahya Purnama saat dikonfirmasi Kamis (18/8) membenarkan data tersebut. "Iya betul ada 23 yang positif," katanya kepada Harian Jogja.
Hasil skrining Covid-19 tersebut dilakukan di 45 sekolah sebagai sampling. Skrining dilaksanakan selama 10 hari sejak 8-18 Agustus 2022. Adapun sekolah yang disasar merupakan sekolah yang menjalankan pembelajaran tatap muka, baik negeri maupun swasta.
Skrining di setiap sekolah masing-masing menyasar 30 orang dengan rincian 25 siswa dan lima orang guru. "Kasus-kasus warga sekolah yang ditemukan positif ada yang siswa ada juga yang guru. Temuan kasus ada di SD, SMP dan SMA yang menggelar PTM," katanya.
BACA JUGA: Tol Jogja Bawen Diusulkan Ada Jalur Wisata Sepeda
Sekretaris Disdik Sleman, Sri Adi Marsanto mengatakan belum mendapatkan laporan secara utuh terkait jumlah kasus yang ditemukan. Hanya saja, berdasarkan laporan awal yang diterima Disdik pada 8 Agustus ditemukan lima kasus Covid-19 di dua sekolah dasar negeri. "Itu informasi awal, belum data resmi sampai hari ini. Itu data 8 Agustus," katanya.
Disdik, lanjut Adi hanya menyediakan data sekolah sasaran yang akan diskrining. Adapun hasil keseluruhan datanya masih di Dinkes. Namun jika ditemukan adanya kasus positif dalam satu kelas, maka hanya satu kelas saja yang kegiatan PTMnya disetop dulu. Adapun siswa yang ditemukan positif Covid-19, katanya, hanya melakukan isolasi mandiri di rumah.
"Proses pembelajaran diganti dengan daring. Kelas-kelas lainnya tetap melaksanakan PTM. Itu ada aturannya. Sesuai Peraturan Menteri terbaru, jika di sekolah ditemukan konfirmasi positif hingga 5%, maka hanya satu kelas yang ada siswa positif Covid-19 itu belajar dari rumah. Jadi sekolah tidak ditutup," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sekitar 180 komunitas motorsport Jogja mengikuti Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 melalui konvoi dan Watch Party AustrianGP.
Empat warga Dadapayu, Semanu, Gunungkidul, positif antraks. Sebanyak 47 orang masuk risiko terpapar dan dipantau selama 60 hari.
Marc Marquez menjadi yang tercepat di FP1 MotoGP Jepang 2026, mengungguli Jorge Martin dan Marco Bezzecchi di Sirkuit Motegi.
Sweet Caroline milik Neil Diamond punya sejarah panjang di arena olahraga. Kini lagu ini ikut terdengar dalam perayaan suporter Timnas Indonesia.
Mario Aji finis P24 di FP1 Moto2 Jepang 2026 dengan waktu 1:48,996 detik. Manuel Gonzalez menjadi yang tercepat.
FAM meminta FIFA menjelaskan perubahan injury time Indonesia vs Bangladesh dari dua menjadi tujuh menit dalam FIFA ASEAN Cup 2026.