Ribuan Pelanggaran Picu Kecelakaan, Polresta Sleman Gelar Operasi Patuh
Polresta Sleman menggelar Operasi Patuh Progo 2026 selama 14 hari. Data mencatat 25.497 pelanggaran lalu lintas pada 2025.
Ilustrasi persawahan/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, KULONPROGO—Penetapan lahan sawah dilindungi (LSD) di beberapa titik kawasan perdagangan dan jasa, disinyalir membuat perkembangan investasi di Kulonprogo belum bisa tumbuh optimal. Pengubahan sejumlah lahan LSD menjadi kawasan peruntukkan investasi tengah diusulkan, sementara tanah pengganti LSD yang akan diubah pun juga dicari.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kulonprogo Heriyanto menuturkan investasi di Kulonprogo terkendala dengan penetapan LSD oleh Kementerian Pertanian. Lahan yang sesuai dengan rencana tata ruang dan wilayah Kulonprogo untuk kawasan perdagangan dan jasa, sekarang diubah menjadi LSD.
BACA JUGA: Ditonton Ribuan Orang, Pembukaan Porda XVI dan Peparda III DIY 2022 Berlangsung Meriah
"Sehingga Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah [TKPRD] belum bisa menerbitkan rekomendasi tata ruang," kata dia beberapa waktu lalu.
Heriyanto menjelaskan sejumlah investor yang ingin masuk berasal dari beragam sektor. Ada yang berasal dari sektor kesehatan seperti rumah sakit, ada sektor garmen, sektor perhotelan hingga universitas. "Tetapi masih sebatas melakukan konsultasi," tuturnya.
Saat konsultasi, Heriyanto menuturkan lahan-lahan yang ditunjuk oleh para investor kebanyakan masuk dalam LSD. Saat ini pemerintah daerah masih melakukan verifikasi untuk mengusulkan pengubahan agar lahan LSD bisa digunakan sebagai kawasan investasi.
Heriyanto berharap usulan pengubahan LSD dapat keluar tahun ini. Pekerjaan rumah lainnya yang tengah menanti ialah mencari lahan pengganti LSD di lokasi lain. “Harus ada penggantinya,” ucap dia.
Kabid Penanaman Modal, DPMPTSP Kulonprogo, Francisco Sebastio Florindo Abrantes menerangkan hingga triwulan pertama 2022, realisasi investasi di Kulonprogo sudah lebih dari Rp191 miliar. Pada 2021, total realisasi investasi di Kulonprogo mencapai lebih dari Rp541 miliar.
Dalam kurun lima tahun terakhir, sejak 2017-2021, tercatat realisasi investasi Kulonprogo tertinggi terjadi pada 2019 yang mencapai lebih dari Rp4,8 triliun. Angka ini sedikit lebih besar dari realisasi investasi pada 2018 yang mencapai lebih dari Rp4,6 triliun. Dihantam pandemi, realisasi investasi anjlok pada 2020 dengan torehan angka sekitar Rp1,8 triliun dan 2021 yang hanya mencapai kurang lebih Rp541 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Sleman menggelar Operasi Patuh Progo 2026 selama 14 hari. Data mencatat 25.497 pelanggaran lalu lintas pada 2025.
DPRD Kota Jogja mendorong digitalisasi pengawasan pajak secara real time untuk mencegah kebocoran dan mengoptimalkan PAD.
Mahasiswi S3 asal Jepang ditemukan tak sadarkan diri di indekos Caturtunggal, Sleman. Polisi dan tim medis UGM mengevakuasinya ke RS Panti Rapih.
Ahrie Sonta Nasution menjadi salah satu tersangka kasus dugaan penyadapan Prabowo. Simak profil, pendidikan, dan perjalanan kariernya.
Sepuluh negara memiliki aturan penyadapan komunikasi yang mengatur kewenangan, prosedur, pengawasan, dan larangan penyadapan ilegal.
Rumah Sakit Saras Adyatma Bantul mulai melayani pemeriksaan kesehatan penunjang bagi calon jemaah haji Kabupaten Bantul untuk keberangkatan 2027.