Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Sekretaris Dinas Perhubungan Bantul, Singgih Riyadi (kedua dari kiri) bersama Kepala BPD DIY Cabang Bantul, Hudan Mulyawan (kedua dari kanan) mendatangani perjanjian soal pembayaran nontunai retribusi parkir, Senin (29/8/2022)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL — Pemkab Bantul melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai menerapkan sistem pembayaran parkir dan pembayaran sewa kios di terminal melalui daring atau secara online lewat aplikasi pembayaran nontunai.
E-retribusi yang bekerja sama dengan Bank BPD DIY Cabang Bantul dilakukan untuk menekan kebocoran pembayaran retribusi dan memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sekretaris Dinas Perhubungan Bantul, Singgih Riyadi mengatakan penerapan pembayaran e-retribusi parkir dan sewa kios ini baru mulai diterapkan bulan ini di 18 titik parkir dari total ratusan titik lokasi parkir. Sementara sewa kios melalui e-retribusi baru diterapkan di 65 kios di Terminal Imogiri dan Terminal Palbapang.
“Penerapan e-retribusi parkir dan pembayaran sewa kios ini baru berjalan dan sambil kita sosialisasikan kepada masyarakat supaya terbiasa atau familiar dengan sistem pembayaran nontunai,” kata Singgih, seusai Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Dinas Perhubungan Bantul dan Bank BPD DIY Cabang Bantul, Senin (29/8/2022).
BACA JUGA: Perampok Todongkan Pistol di Tamantirto Bantul, Gasak Uang dan Motor
Singgih mengatakan sosialisasi terus dilakukan karena ada sebagian masyarakat yang belum familiar dengan sistem pembayaran e-retribusi.
Dalam 1-2 bulan ke depan pihaknya akan melakukan evaluasi. Jika hasilnya maksimal maka akan diperluas ke titik lokasi parkir lainnya bahkan sampai retribusi uji KIR kendaraan.
Saat ini pendapatan retribusi parkir yang dikeloal secara konvensional rata-rata Rp500 juta per tahun, retribusi KIR Rp1,3 miliar, dan retribusi sewa kios sekitar Rp300 juta.
Dia tidak menampik penerapan e-retribusi tersebut untuk meminimalkan tingkat kebocoran karena selama ini pembayaran retribusi langsung tunai kepada petugas Dinas Perhubungan, bahkan ada yang menitipkan melalui petugas lapangan. Sehingga kondisi tersebut rawan terjadi penyimpangan.
“Ini juga untuk mengurangi kebocoran. Petugas kami di lapangan tidak menerima uang secara tunai, wajib retribusi langsung membayarnya by syistem sehingga tidak melalui manual dengan begitu tingkat kebocoran bisa kita tekan seminimal mungkin,” katanya.
Dengan adanya e-retribusi, masyarakat langsung membayar parkir lewat barcode QRIS yang sudah tersedia di semua aplikasi pembayaran seperti Shopee, Gopay, Ovo, Dana dan sebagainya. Jika masyarakat belum memiliki aplikasi, pembayaran parkir secara e-retribusi dilakukan oleh petugas parkirnya, sehingga tidak ada uang tunai yang diberikan kepada petugas Dinas Perhubungan.
Lebih lanjut Singgih juga mengatakan pembayaran e-retribusi ini juga merupakan rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang memerintahkan agar semua pembayaran retribusi dilakukan secara sistem online agar akuntabel dan transparan.
BACA JUGA: Apa Kabar Kasus Pencabulan oleh Tokoh Agama di Jetis? Berkas Sudah Masuk Kejari Bantul
Selain itu juga bagian dari mendukung visi misi bupati dan wakil bupati Bantul dalam penguatan reformasi birokrasi menuju pemerintahan yang efektif, efisien, bersih, dan akuntabel dengan sitem elektronik.
Kepala BPD DIY Cabang Bantul, Hudan Mulyawan mengatakan adanya kerja sama dengan Dinas Perhubungan dalam pembayaran retribusi nontunai diharapkan setoran PAD yang masuk ke Pemkab Bantul semakin maksimal dan akuntabel.
Dia memastikan aplikasi QRIS sudah tersedia di berbagai platform pembayaran nontunai sehingga memudahkan masyarakat untuk membayar non tunai baik retribusi parkir, sewa kios, maupun layanan uji kir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Cristiano Ronaldo gagal membawa Al Nassr juara AFC Champions League Two 2026 setelah kalah 0-1 dari Gamba Osaka di final.
Jakarta Bhayangkara Presisi menghadapi Foolad Sirjan Iranian pada final AVC Men’s Champions League 2026 malam ini di Pontianak.
Manchester City juara Piala FA 2026 usai mengalahkan Chelsea 1-0. Pep Guardiola mencetak rekor baru dan memastikan double winner domestik.
Ramalan zodiak Minggu 17 Mei 2026 memprediksi Pisces jadi zodiak paling beruntung, sementara Aries diminta waspada soal finansial.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menghadapi pasangan India pada final Thailand Open 2026 setelah tampil impresif tanpa kehilangan gim.