QRIS Kian Ramai Dipakai, Merchant di DIY Tumbuh Hampir 19 Persen
Penggunaan QRIS di DIY tumbuh 17,5 persen hingga Juni 2026. Mayoritas merchant berasal dari usaha mikro dengan konsentrasi terbesar di Sleman.
Pedagang cabai di Pasar Sleman, Rabu (31/8/2022)./Anisatul Umah-Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN — Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman memprediksi harga telur ayam akan terus turun hingga sepekan ke depan. Hal itu seiring dengan berakhirnya pencairan Program Keluarga Harapan (PKH).
"Seminggu lagi turun ketika PKH sudah selesai, karena sebenarnya kenaikan ini terpicu oleh program PKH," ucap Kepala Bidang Usaha Perdagangan Disperindag Sleman Nia Astuti kepada Harianjogja.com, Rabu (31/8/2022).
Permintaan telur yang meningkat menyebabkan harga menjadi naik. Apalagi, kata Nia, program PKH ini dirapel. Menurutnya tiga hari lalu Disperindag menyurvei ke distributor dan sudah terjadi penurunan.
"Dari harga telur yang mulanya Rp31.000-Rp32.000 per kg kini menjadi Rp29.000 per kg. Sehingga kami harapkan seminggu lagi sudah turun," ucap dia.
BACA JUGA: Lansia Sleman Harus Sehat, Aktif, dan Produktif
Lebih lanjut dia mengatakan, kenaikan harga telur ini murni karena pengaruh dari PKH. Karena harga pakan sudah naik sejak awal tahun. Artinya kalau terpengaruh harga pakan, mestinya kenaikan harga telur sudah sejak awal tahun. "Harga pakan ternak sudah naik sudah terbit di awal tahun. Iya [murni karena PKH]," lanjutnya.
Salah satu pedagang di Pasar Sleman Unit 1, Mujiyem mengatakan saat ini harga telur sudah turun menjadi Rp29.000 per kg sejak tiga hari lalu. Sebelumnya dia menjual telur dengan harga Rp30.000 per kg. "Saya jual paling Rp30.000 per kg enggak lebih. Terakhir jual telur harga Rp30.000 per kg tanggal 27 Agustus," ucapnya.
Selain telur, kata Mujiyem, harga beberapa bahan pokok lain juga mengalami lonjakan harga seperti cabai dan sayur mayur. Harga sayur mayur mengalami kenaikan harga sekitar Rp2.000-an per kg.
Menurutnya harga cabai yang mengalami lonjakan paling tinggi adalah cabai rawit, dari harga Rp27.000 menjadi Rp42.000 per kg. Cabai hijau dari Rp28.000 menjadi Rp35.000 per kg. Cabai merah dari Rp40.000 menjadi Rp50.000 per kg.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penggunaan QRIS di DIY tumbuh 17,5 persen hingga Juni 2026. Mayoritas merchant berasal dari usaha mikro dengan konsentrasi terbesar di Sleman.
Agustus 2026 menghadirkan hujan meteor Perseid, gerhana matahari total, konjungsi Mars dan Bulan, oposisi Saturnus, hingga supermoon. Simak jadwal lengkapnya.
Benarkah film dan drama Korea dapat memicu bunuh diri? Simak kajian tentang Werther Effect, Papageno Effect, serta pentingnya literasi media.
Bansos beras tahap kedua mulai disalurkan 17 Agustus 2026. Kopdes Merah Putih berpeluang menjadi lokasi penyaluran bagi 33,24 juta penerima.
Longsor tebing di Tanjakan Clongop Gunungkidul belum diperbaiki. Warga berharap penanganan dipercepat sebelum musim hujan tiba.
GIIAS 2026 menghadirkan sejumlah mobil baru di bawah Rp200 juta, didominasi kendaraan listrik dengan harga mulai Rp155 juta.