CFD Gunungkidul Pindah ke Jalan Agus Salim, Ini Alasannya
CFD Gunungkidul resmi pindah ke Jalan Agus Salim. Lokasi baru dinilai lebih luas, tertata, nyaman, dan ramai pengunjung.
Suasana kawasan Pantai Gesing di Desa Girikarto, Kecamatan Panggang, Gunungkidul, Jumat (14/12/2018)./Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, Gunungkidul – Tingkat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Gunungkidul mulai meningkat. Meski demikian, Dinas Pariwisata (Dispar) mengakui sejauh ini jumlah wisman yang datang baru 10% dari total kunjungan yang ada.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Muhammad Arif Aldian mengatakan, kunjungan wisman ke Gunungkidul terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Meski demikian, dia tidak menyebutkan secara rinci berkaitan dengan jumlah kunjungan yang datang. “Ada peningkatan dan sekarang sudah lumayan karena ada peningkatan,” katanya.
Menurut dia, kunjungan wisman sangat bervariasi. Sebagai contoh, tamu-tamu dari Hungaria lebih senang berkunjung ke kawasan desa wisata. Hal berbeda ditunjukkan wisman dari Rusia yang lebih menyukai pesona pantai. “Jadi memang memiliki segmentasi sendiri-sendiri. Tidak bisa disamakan antara turis satu negara dengan negara lainnya,” katanya.
BACA JUGA: Ada Rencana Kenaikan Harga, SPBU di Gunungkidul Diserbu Warga, Antrean Mengular
Meski ada kenaikan, Aldian mengakui jumlahnya belum signifikan. Pasalnya, menurut dia, kunjungan masih didominasi wisatawan dalam negeri. “Ya kalau persentasenya masih 10 persen turis mancanegara. Sedangakan 90 persen lainnya berasal dari wisatawan dalam negeri,” katanya.
Sebagai gambaran hingga awal Augustus sudah ada kunjungan wisata ke Gunungkidul sebanyak 2.010.266 pengunjung. Adapun pemkab tahun ini menargetkan kunjungan sebanyak 3.770.920 orang. “Kami akan terus berusaha agar target kunjungan maupun pendapatan di tahun ini bisa terpenuhi,” katanya.
Anggota DPRD Gunungkidul, Sumaryanta mengatakan, mimpi wisata Gunungkidul menuju tingkat dunia seperti yang didengung-dengungkan bupati masih belum terlihat.
Hal ini bisa berdasar pada tingkat kunjungan yang masih didominasi oleh wisatawan lokal. Sedangkan dari sisi infrastruktur juga butuh banyak perbaikan karena akses wisata masih banyak dikeluhkan karena kondisinya rusak.
Maryanta tidak menampik pariwisata menjadi salah satu sektor penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar di Gunungkidul. meski demikian, pendapatan masuk belum sebading terkait dengan pembangunan di sektor pariwisata yang dinilai masih kurang.
“Ini belum bicara infrastruktur pendukung lainnya. Untuk jalan menuju wisata masih banyak yang rusak. Harusnya, dengan besaran PAD ini ada imbal balik untuk pembangunan berkaitan dengan sektor kepariwisataan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
CFD Gunungkidul resmi pindah ke Jalan Agus Salim. Lokasi baru dinilai lebih luas, tertata, nyaman, dan ramai pengunjung.
FIFA menuduh UEFA melakukan pelecehan terhadap Gianni Infantino dan mencoba memengaruhi pemilihan presiden FIFA lewat sengketa FFE.
Thailand lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 2-0 atas Vietnam. Indonesia masih berebut tiket final dari Grup A.
Jadwal MotoGP Jepang 2026 di Motegi berlangsung 2–4 Oktober. Jorge Martín hanya unggul 12 poin atas Marc Márquez.
Janice Tjen akan berduet dengan Venus Williams di Guangzhou Open 2026. Turnamen berlangsung 26 Oktober hingga 1 November.
Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran keuangan selama sembilan musim. Man City masih punya hak banding hingga 2 Oktober.