Lumbung Mataram Kalurahan Purwosari di Kulonprogo Mengoptimalkan Pertanian dan Peternakan Warga
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Pj Walikota Jogja Sumadi saat membuka Musda PPNI Jogja di Hotel Santika pada Sabtu (3/8/2022)./Harian Jogja-Triyo Handoko
Harianjogja.com, JOGJA—Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jogja menggelar Musyawarah Daerah (Musda) pada Sabtu (3/9/2022). Gelaran lima tahunan yang bertujuan untuk menentukan pengurus dan program PPNI Jogja ini dibuka oleh Penjabat Wali Kota Jogja Sumadi.
Dalam sambutannya, Sumadi menaruh harapan besar pada Musda PPNI Jogja ini. “Saya harap ada program-program unggulan untuk pembangunan kesehatan yang bisa dibuat pada Musda ini,” katanya.
Sumadi menyebut Pemkot Jogja bersedia bersinergi dengan PPNI, terutama dalam menjalankan program kesehatan bersama. “Nanti Pemkot Jogja siap bantu dan bersinergi menjalankan program bersama,” jelasnya.
Pandemi Covid-19, kata Sumadi, menegaskan peran penting perawat. “Mereka ini ketika semua orang diminta jaga jarak malah mendekat untuk memberikan perawatan, saya memberikan apresiasi sebesar-besarnya pada perawat di Jogja yang telah banyak berjuang hingga pandemi mulai melandai,” ujarnya.
Musda PPNI Jogja berlangsung di Hotel Santika, Jogja pada Sabtu-Minggu (3-4/9/2022). Ketua Panitia Musda Subworo Hadi menyebut gelaran tersebut mundur dari jadwal semestinya yaitu tahun lalu. “Karena pandemi Covid-19, semuanya berjibaku jadi baru kali ini sempat menggelar Musda,” jelasnya, Sabtu siang.
Subworo menyebut anggota PPNI Jogja sekitar 3.971 orang. “Jumlahnya fluktuatif sesuai perpindahan tugas perawat,” katanya. Selain Musdar, seminar keperawatan juga digelar oleh PPNI Jogja dalam kegiatan tersebut.
“Kami ambil tema seminar terkait aspek legal etik dalam praktik perawat, supaya peserta dapat modal ilmu baru,” ujar Hadi. Kegiatan yang dilakukan secara hibrida tersebut diikuti oleh pengurus-pengurus komisariat PPNI Jogja.
Ketua PPNI Jogja Edi Sumbodo menjelaskan tema Musda kali ini adalah Perawat Bersama Rakyat Menuju Yogyakarta Sehat dan Hebat. “Tema ini diangkat untuk menekankan pentingnya perawat dalam menjaga dan meningkatkan tingkat kesehatan masyarakat dan andilnya dalam pencapaian tujuan pembangunan kesehatan,” katanya.
Sebagai organisasi profesi, jelas Edi, PPNI berperan dalam mempersatukan dan meningkatkan pengetahuan, kompetensi, profesionalisme dan etika profesi perawat dalam rangka membangun kesehatan di Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.