Mete Gunungkidul Pernah Tembus Kanada, Kini Bidik Pasar Nasional
Mete Kaligayam, Semin, Gunungkidul, pernah diekspor ke Kanada pada 2016. Kini pemasarannya menjangkau sejumlah wilayah di Indonesia.
Sejumlah pekerja mengeluarkan barang-barang milik Eko Haryanto, pengusaha travel di Dusun Jentir, Sambirejo, Ngawen, karena gagal membayar utang di salah satu bank. Kamis (8/9/2022)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, Gunungkidul — Ratusan personel dari TNI-Polri diterjunkan untuk eksekusi lahan dan bangunan milik pengusaha travel di Dusun Jentir, Sambirejo, Ngawen, Kamis (8/9/2022). Eksekusi ini merupakan yang kedua kalinya setelah mengalami kegagalan pada 16 Juni 2022 lalu.
Ratusan personel keamanan ini sudah bersiaga sejak pukul 09.30 WIB untuk mengawal proses penyitaan aset. Sebelum eksekusi dilaksanakan, juru dari Pengadilan Negeri Wonosari meminta kepada pemilik atas nama Eko Haryanto untuk mengosongkan rumah beserta isinya.
Hal ini tak lepas dari hasil putusan dari pengadilan karena tanah berserta bangunan telah selesai dilelang sehingga akan diserahkan kepada pemilik yang baru.
Pada awalnya, Eko sekeluarga menolak dan meminta waktu sekitar dua minggu. Akan tetapi, permintaan tersebut tak diindahkan sehingga proses penyitaan tetap dilanjutkan dengan bantuan pengawalan dari anggota TNI dan Polres Gunungkidul.
BACA JUGA: Tergiling Mesin Pencacah Batu, Pekerja di Gunungkidul Kehilangan Kaki Kanan
Ketua Pengadilan Negeri Wonosari, Tri Joko mengatakan surat perintah eksekusi rumah dan lahan seluas 1.800 meter di Dusun Jentir dikeluarkan pada 1 September 2022. Surat ini ditindaklanjuti dengan upaya pengosongan lahan bangunan sesuai dengan apa yang diajukan oleh pemenang lelang.
“Ini yang kedua kalinya, karena yang pertama sempat gagal. Tapi, untuk sekarang berhasil dieksekusi,” katanya, Kamis siang.
Menurut dia, kehadiran ratusan personel keamanan untuk membantu pengamanan dalam upaya pengosongan. Tri Joko menambahkan, permintaan keluarga untuk memberikan waktu dua minggu untuk pengosongan tidak diterima karena sudah banyak toleransi yang diberikan.
“Proses ini tidak ujug-ujug [tiba-tiba] karena ada prosesnya dan selama waktu yang ada ternyata tidak ada upaya baik dari tergugat untuk mengosongkan sehingga dilakukan eksekusi,” katanya.
Disinggung mengenai upaya hukum lanjutan yang dilakukan oleh tergugat, ia mempersilahkan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku. Meski demikian, hal tersebut tidak menghalangi proses eksekusi karena sudah memiliki kekuatan hukum tetap.
Eksekusi ini bermula saat Eko Haryanto meminjam uang ke bank sebesar Rp600 juta. Namun proses pembayaran angsuran tidak berjalan dengan baik sehingga mengajukan restrukturisasi utang sebesar Rp400 juta.
“Saya sudah mencicil sebesar Rp218 juta. Namun setelah itu, kesulitan bayar selama lima tahun hingga akhirnya keluar surat pelelangan dan pada 22 Februari 2022 ada perintah pengosongan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mete Kaligayam, Semin, Gunungkidul, pernah diekspor ke Kanada pada 2016. Kini pemasarannya menjangkau sejumlah wilayah di Indonesia.
Timnas Indonesia menghadapi Singapura pada laga perdana Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Simak kondisi tim, rekor pertemuan, dan prediksi skor.
Prakiraan cuaca BMKG DIY Jumat 25 September 2026: Kota Jogja diprediksi cerah dengan suhu maksimum mencapai 34 derajat Celsius.
Fenomena keterpaparan masyarakat terhadap praktik judi online (judol) kini semakin mengkhawatirkan. Tidak lagi terbatas pada kalangan atau gender tertentu
Belanda bermain imbang 1-1 dengan Jerman di Nations League. Gol Cody Gakpo menit 90+2 membalas gol Felix Nmecha, setelah gol Van Dijk dianulir VAR.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, tanggal, jam pelayanan pagi dan malam, serta syarat perpanjangan SIM.