RSPS Bantul Raih ISO 27001:2022, Perkuat Keamanan Data Pasien
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas (tengah) saat membuka Pasar Rakyat Jogja Gumregah di lahan bekas kampus STIEKer, Jalan Parangtritis, Kalurahan Bangunharjo, Kapanewon Sewon, Bantul, Minggu (18/9/2022)./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL — Gelaran Pasar Rakyat Jogja Gumregah di lahan bekas kampus STIEKer, Jalan Parangtritis, Kalurahan Bangunarjo, Kapanewon Sewon, Bantul, Minggu (18/9/2022) sore lalu resmi dibuka.
Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas yang membuka Pasar Rakyat Jogja Gumregah menilai keberadaan pasar rakyat itu bisa mengobati kerinduan masyarakat terhadap pasar malam Sekaten yang absen karena revitalisasi Alun-Alun Utara.
“Untuk semua orang yang kangen Sekaten yang dulu sangat ramai, tentunya Pasar Rakyat Jogja Gumregah ini menjadi gantinya,” kata Hemas, melalui rilis, Senin (19/9/2022).
Pasar Rakyat Jogja Gumregah digelar selama sebulan sejak 16 September hingga 16 Oktober mendatang. Pasar malam tersebut terselenggara atas berbagai pihak, di antaranya Sekber Keistimewaan, Altar Ria Production, Perkumpulan Pengusaha Pasar Malam sera disponsori oleh Ajaib Group yang merupakan salah satu unicorn fintech investasi.
BACA JUGA: Ini yang Dilakukan Pemkab Bantul untuk Menekan Inflasi
Pasar malam ini juga diisi puluhan wahana permainan seperti tong stan, rumah hantu dan ombak banyu serta 250 stan aneka produk mulai kuliner, fesyen, thrift, otomotif, mebel, start up, tanaman dan aneka satwa. Tak ketinggalan makanan khas perayaan Sekaten seperti nasi gurih dan ndog abang atau telur warna merah.
Selain itu juga terdaftar 150 kelompok kesenian yang tampil setiap sore hingga malam di panggung rakyat mulai sholawatan, hadrah, ketoprak, karawitan, campursari, jatilan, tari, keroncong, drama dan lainnya. Konsep pasar rakyat dirancang seperti laiknya pasar malam perayaan Sekaten.
Hemas menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang datang ke Pasar Rakyat Jogja Gumregah, baik sebagai konsumen, pelaku UMKM, maupun pengisi stan-stan kuliner khas Jogja.
Menurutnya pasar rakyat adalah simbol kebersamaan rakyat dengan pemerintah dan rakyat dengan Kraton. “Dengan pasar rakyat ini, kita juga bisa melihat, merasakan dan ikut berpartisipasi dalam semangat gotong royong, dan juga Persatuan Indonesia,” kata Hemas.
Koordinator Umum Pasar Rakyat Jogja Gumregah, Widihasto Wasana Putra mengucapkan terima kasih atas kehadiran GKR Hemas di pasar rakyat. Kedatangan GKR Hemas diakuinya memiliki makna penting membesarkan semangat para pelaku usaha kecil.
Sementara itu, Williem Yani Wea selaku direksi Ajaib Group, menerangkan bahwa Ajaib berdiri sejak 2019, menghadirkan berbagai investasi populer seperti saham, reksadana dan aset kripto berbasis teknologi. Digerakkan oleh visi untuk meningkatkan angka inklusi keuangan masyarakat Indonesia melalui investasi.
“Ajaib Group berkomitmen untuk membuka akses instrumen investasi yang melalui layanan aman, terpercaya dan terjangkau. Aplikasi Ajaib telah mencatat lebih dari dua juta investor ritel dalam dua tahun terakhir,” kata Williem.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
SIM keliling Sleman 19 Mei 2026 hadir di Mitra 10, termasuk layanan malam di Sleman City Hall untuk perpanjangan SIM A dan C.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo dorong skrining kesehatan mental siswa usai kasus klitih yang menewaskan pelajar di depan SMAN 3 Jogja.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini hadir di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di Mal Pelayanan Publik Kota Jogja.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.