Kasus DBD Terbanyak di Gunungkidul Ada di Ponjong, Capai 64 Kasus
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
Sejumlah pekerja sendang melakukan pengerasan untuk perbaikan jalan rusak di Dusun Bangunsari, Candirejo, Semin, Gunungkidul, Rabu (5/10/2022)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Jalan rusak di kawasan industri Semin di Dusun Bangunsari, Candirejo, Gunungkidul, mulai diperbaiki. Warga berharap perbaikan bisa dilakukan di seluruh ruas jalan yang rusak sepanjang 3,6 kilometer.
Salah seorang warga Bangunsari, Candirejo, Semin, Suyamto, mengatakan perbaikan sudah dimulai sejak beberapa hari lalu. Sejumlah alat berat diterjunkan untuk pemerataan dan pengerasan jalan.
“Setelah lama rusak akhirnya bisa diperbaiki,” kata Yamto kepada Harianjogja.com, Rabu (5/10/2022).
Dia menjelaskan jalan yang rusak ini menjadi akses menuju ke pabrik sarung tangan dan menjadi penghubung antara wilayah Semin dan Ngawen. Di sepanjang jalur ini juga ditetapkan sebagai wilayah peruntukan industri di Gunungkidul.
Menurut Yamto, perbaikan merupakan hal yang mutlak untuk mendukung upaya percepatan pertumbuhan ekonomi sesuai dengan yang diharapkan pemerintah. Ia berharap perbaikan di seluruh ruas jalan yang rusak bisa direalisasikan.
“Sesudah ada pabrik, jalan makin ramai. Truk pengangkut batu juga sering lalu lalang karena banyak pabrik pengergajian yang didirikan warga,” katanya.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul Wadiyana mengatakan perbaikan jalan rusak di kawasan industri Semin menjadi salah satu prioritas untuk dikerjakan. Tahun ini dialokasikan sebesar Rp1,9 miliar, tetapi setelah melalui proses lelang, perbaikan hanya menelan biaya Rp1,49 miliar.
Meski demikian, ia mengakui perbaikan di tahun ini belum menyasar ke seluruh rusak jalan yang rusak. Berdasarkan hasil kajian, ruas jalan yang rusak sepanjang 3,6 kilometer.
“Anggaran yang ada baru digunakan untuk perbaikan ruas jalan sepanjang 500 meter,” kata Yana.
BACA JUGA: 7 SD Negeri di Bantul Rusak dan Membahayakan sehingga Butuh Perbaikan
Dia menjelaskan, anggaran yang dimiliki Pemkab Gunungkidul masih sangat terbatas. Oleh karenanya, proses dilakukan secara bertahap.
Guna merealisasikan perbaikan secara menyeluruh, pemkab sudah mengusulkan untuk lanjutan pembangunan di tahun depan. “Sedang proses pengusulan agar masuk di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah [APBD] 2023,” katanya.
Yana mengakui pembangunan sama dengan proses perbaikan jalan provinsi di wilayah Candirejo dengan model cor beton FS45. “Memang kita cor beton agar lebih kuat dan tahan lama,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
MK memutus 20 permohonan uji materi UU siang ini, termasuk perkara UU Polri, Kesehatan, Perlindungan Konsumen, dan KUHP Nasional.
RI Peduli mewujudkan mimpi Mahesa, siswa SD Barunawati Semarang, memiliki sepeda untuk memudahkan perjalanan ke sekolah dan mengejar cita-cita
I Made Pajar Ariyana lolos final shortboard putra Asian Games 2026 setelah mengalahkan Jayuard Alciso dari Filipina.
Bregodo Suryatmojo turut menjadi etalase budaya sekaligus pintu promosi potensi kampung wisata di wilayah asalnya saat bertugas di kawasan Malioboro, Minggu (2
BMKG mencatat rekor 123 hari tanpa hujan di Sumberklampok, Buleleng, Bali, di tengah musim kering yang dipengaruhi El Nino.