Perketat Pengawasan Hewan Kurban, Gunungkidul Kerahkan 120 Petugas
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
Ilustrasi balapan motor/ Ist./ Astra Honda Racing Team
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Pemkab berencana memberikan penghargaan bagi atlet berprestasi asal Gunungkidul. Penghargaaan ini akan diberikan pada rangkaian peringatan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2022.
Salah satu kandidat penerima penghargaan atlet berprestasi adalah pembalap remaja Veda Ega Pratama,13, asal Kalurahan Wareng, Gunungkidul. Sepanjang tahun ini, ia berhasil menjadi yang tercepat dalam seri Idematsu Asian Talent Cup (IATC) 2022 di Qatar dan Thailand.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Supriyanto mengatakan, akan memberikan penghargaan atlet berprestasi asal Bumi Handayani. Meski tidak menyebut nominal, ia mengaku sudah menyiapkan piagam dan uang pembinaan untuk para atlet.
“Kebetulan saya masih di Jakarta. Jadi, belum bisa mengungkapkan detail secara rinci anggaran yang disediakan. Yang jelas, kami sesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” kata Supri saat dihubungi Rabu (5/10/2022) sore.
Baca juga: Diminta Mundur, Iwan Bule Justru Minta Masyarakat Baca Regulasi
Menurut dia, penghargaan ini sebagai bentuk kepedulian atas prestasi yang diraih. Supri tidak menampik banyak atlet yang berprestasi di sepanjang 2022, mulai dari tingkat provinsi, nasional hingga internasional.
Ia mengatakan, salah satu atlet berprestasi adalah rider muda asal Wareng, Veda Ega Pratama yang berhasil tampil memukau dalam kejuaraan IATC 2022. “Veda masuk karna memang prestasinya sudah level internasional,” katanya.
Rencananya penghargaan atlet berprestasi diberikan pada rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda. “Kami jadwalkan akhir bulan ini sudah diberikan,” katanya.
Orang Tua Bangga
Ayah dari Veda Ega Pratama, Darmono mengaku bangga dengan prestasi Veda yang diraih di tahun ini. IATC 2022 ada enam seri. Hingga sekarang sudah empat seri dilalui dan Veda berhasil meraih podium pertama di race yang berlangsung di Qatar dan Thailand.
“Setiap seri ada dua race yang harus dilalui. Veda bisa menjadi yang tercepat sebanyak dua kali. Terakhir di seri Thailand yang baru saja selesai,” katanya.
Atas torehan ini, Veda mengumpulkan sebanyak 71 poin dan nangkring di urutan kelima. Adapun urutan pertama dipegang pembalap asal Malaysia, Hakim Danish dengan torehan 126 poin.
Kesempatan Veda merangsek ke tiga besar masih terbuka lebar karena hanya berjarak 18 poin dari pembalap Jepang Gun Mie. Untuk lomba masih ada dua seri, yakni Sirkuit Sepang, Malaysia dan Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
Asisten pelatih PSBS Biak Kahudi Wahyu menyebut Luquinhas sebagai pemain cerdas dan cocok untuk PSS Sleman di tengah rumor transfer.
Duta Hino Yogyakarta (PT Duta Cemerlang Motors) melakukan peresmian outlet atau cabang 3S
Cuaca panas bisa memengaruhi baterai mobil listrik. Simak 6 cara menjaga baterai EV tetap awet dan efisien saat suhu ekstrem.
Pemkab Kulon Progo berkomitmen selalu proaktif dalam penyelesaian terkait kepentingan masyarakat tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-kehatian
Alex Rins mengaku syok melihat kecelakaan horor Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026 hingga jantungnya seperti berhenti berdetak.