Kebiasaan Sehari-hari Ini Bisa Cegah Sel Kanker
Berhenti merokok, menjaga berat badan, dan pola makan sehat dapat membantu menurunkan risiko pertumbuhan sel kanker.
Suasana di Jalan Bantul, Selasa (11/10/2022)./Harian Jogja-Dwi Cahyanti
Harianjogja.com, BANTUL – Rencana pelebaran Jalan Bantul oleh Pemkab Bantul untuk meminimalkan terjadinya kemacetan dan kecelakaan menuai pro dan kontra dari sebagian masyarakar sekitar.
Menurut warga yang sehari-harinya beraktivitas di sekitar Jalan Bantul, tepatnya di kawasan Cepit, Latif sejatinya tak menolak adanya rencana pelebaran jalan tersebut. Terlebih, tujuan pelebaran itu adalah untuk meminimalkan terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Dia tak menampik sepanjang Jalan Bantul, terutama di sekitar simpang tiga Cepit memang acap terjadi kecelakaan lalu lintas.
"Setiap pagi, jam kerja dan jam pulang kerja, sering terjadi kemacetan. Akibatnya, banyak pengendara jalan keluar dari badan jalan, sehingga tergelincir bekas rel yang ada di pinggir jalan. Itu yang mengakibatkan banyak pengendara terpeleset," ucap dia, Selasa (11/10/2022).
Namun, dia menyayangkan belum adanya sosialisasi dari Pemkab Bantul terkait dengan rencana pelebaran jalan itu. Sosialisasi itu, kata dia, khususnya terkait dengan nasib para pedagang yang sehari-hari berjualan di sekitar Jalan Bantul.
"Lagipula sosialisasi juga perlu agar semuanya tidak terkesan dadakan kan. Jadi kami juga bisa bersiap-siap," kata dia.
BACA JUGA: Diajukan sejak Tahun Lalu, Dana Rehab Pasar Mangiran dan Barongan Belum Jelas
Diketahui, Pemkab Bantul berencana melebarkan Jalan Bantul. Hal itu dilakukan untuk menampung mobilitas kendaraan sekaligus mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di jalan tersebut.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Bantul, Aris Suharyanta mengatakan proses pelebaran jalan akan bertahap dari simpang tiga Cepit sampai batas kota Bantul.
Proses penataan Jalan Bantul, kata dia, akan dilakukan pada 2023 mendatang melalui anggaran dari APBN karena jalan tersebut merupakan Jalan Nasional.
Pihaknya sudah berkomunikasi dengan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional DIY-Jawa Tengah, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, beberapa waktu lalu, terkait penataan jalan Bantul tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berhenti merokok, menjaga berat badan, dan pola makan sehat dapat membantu menurunkan risiko pertumbuhan sel kanker.
Polres Jayawijaya mencatat 24 korban tenggelam akibat jembatan gantung Wouma putus di Wamena berhasil dievakuasi tim gabungan.
Polresta Sleman buka suara soal curhatan Shinta Komala yang mengaku jadi korban kriminalisasi terkait dugaan penggelapan iPhone.
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.