Kemarau, Kasus Kebakaran Lahan di Gunungkidul Melonjak
Kasus kebakaran lahan di Gunungkidul meningkat menjadi 15 kasus selama musim kemarau. Warga diminta tidak membakar sampah sembarangan.
Jalan rusak di Dusun Klegung, Kedungpoh, Nglipar, Jumat (14/10/2022). Warga berharap kerusakan ini bisa diperbaiki secepatnya./Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Warga Dusun Klegung, Kedungpoh, Nglipar, Gunungkidul, berharap jalan rusak di wilayah mereka diperbaiki. Jalan tersebut sudah rusak sejak lama dan tidak pernah diperbaiki.
Kepala Dusun Klegung Arif Prasetyo mengatakan jalan sepanjang hampir 900 meter semuanya rusak. Dia mengaku sudah berulang kali mengusulkan perbaikan, tetapi hingga sekarang belum terealisasi. “Infonya ada perbaikan sepanjang 200 meter tahun ini, twtapi ternyata tidak jadi,” kata Arif kepada wartawan, Jumat (14/10/2022).
Arif berharap upaya perbaikan bisa direalisasikan. Terlebih lagi, jalan di dusun lain seperti Jeruklegi dan Blembem sudah diperbaiki. Permintaan perbaikan juga sudah dibahas di tingkat kalurahan. Hasilnya, ada informasi bahwa perbaikan diwujudkan di tahun depan.
“Mudah-mudahan bisa direalisasikan,” katanya.
Padukuhan Klegung memiliki 160 kepala keluarga (KK) dengan total 450 jiwa. Dari jumlah KK itu puluhan warga tinggal di rumah tidak layak huni (RTLH). “Memang sudah ada perbaikan RTLH, tapi belum menyasar seluruh warga,” katanya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul Irawan Jatmiko mengatakan panjang jalan kabupaten mencapai 1136,66 kilometer. Ia mengatakan masih banyak ruas jalan yang rusak.
BACA JUGA: Mahasiswa HI UGM yang Diduga Menjadi Pelaku Kekerasan Seksual Dinonaktifkan Sementara
Meski demikian, proses perbaikan tidak serta merta dilakukan secara langsung karena anggaran yang dimiliki pemkab masih terbatas. Selain itu, pandemi Covid-19 juga ikut memberikan dampak karena banyak anggaran yang digunakan untuk upaya pencegahan dan pengendalian penularan.
“Kalau anggaran besar pasti semua diperbaiki. Tapi, kan terbatas, maka dilakukan secara bertahap,” kata Irawan.
Disinggung mengenai keluhan dari warga di Dusun Klegung, Kedungpoh, Nglipar, Irawan mengakui akan berupaya memperbaiki kerusakan. Menurut dia, program sudah masuk prioritas dimiliki DPUPRKP Gunungkidul. “Sudah direncanakan. Memang tahun ini baru menyasar di Dusun Jeruklegi dan Blembem dan rencananya akan dilanjutkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kebakaran lahan di Gunungkidul meningkat menjadi 15 kasus selama musim kemarau. Warga diminta tidak membakar sampah sembarangan.
Myanmar mengesahkan UU Anti-Penipuan Daring yang mempercepat pembekuan rekening dan menjatuhkan hukuman hingga hukuman mati bagi pelaku.
Sebanyak 287 pelajar mengikuti KAP Kota Jogja 2026. PASI Kota Jogja menargetkan menjadi juara umum POPDA 2029 melalui pembinaan atlet berkelanjutan.
Persebaya Surabaya memastikan tiket semifinal Piala Presiden 2026 usai mengalahkan PSMS Medan 1-0 lewat gol Yuran Fernandes di Stadion Gelora Bung Tomo.
Bareskrim Polri memetakan sumur minyak rakyat di Blora untuk mendukung peningkatan produksi. Warga juga menyampaikan aspirasi terkait pengelolaan sumur.
Kemenpar menargetkan Indonesia menjadi pusat MICE ASEAN melalui AI, penguatan talenta, dan peningkatan daya saing industri pariwisata.