Skema Droping Air di Gunungkidul Berubah, Kapanewon Jadi Prioritas
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
Ilustrasi razia lalu lintas./Harian Jogja-Dok
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Operasi Zebra Progo 2022 telah berakhir pada Minggu (16/10/2022). Selama operasi, ada 2.196 pelanggaran oleh pengendara kendaraan bermotor di Gunungkidul.
Kasatlanas Polres Gunungkidul AKP A. Purwanta mengatakan Operasi Zebra berlangsung selama 14 hari dan berakhir pada Minggu. Sedikitnya 140 personel dari Polres Gunungkidul dikerahkan untuk operasi ini.
Menurut dia, selama operasi ada 2.196 pelanggaran. Sebanyak 1.616 pelanggar dikenakani tilang. Sanksi langsung dijatuhkan saat pengendara kendaraan bermotor terjaring razia dalam operasi
Sisanya sebanyak 580 pelanggar hanya diberi teguran. “Teguran sebagai bentuk peringatan dan kalau kembali melanggar maka bisa disanksi secara tegas,” kata Purwanta kepada wartawan, Senin (17/10/2022).
Dia menjelaskan ada tujuh sasaran pelanggaran yang ditindak berdasarkan penglihatan secara kasat mata. Mayoritas pelanggaran adalah pengendara motor tidak memakai helm dan tidak menyalakan lampu kendaraaan.
“Untuk yang lainnya ada kaca spion tidak lengkap, pemakaian knalpot blombongan. Ada juga kondisi motor tidak sesuai pabrikan dan lain sebagainya,” katanya.
Purwanto berharap operasi secara rutin ini dapat meningkatkan kesadaran warga untuk tertib berlalu lintas. "Tujuannya memang untuk menekan angka kecelakaan. Kami berharap kepada masyarakat selalu tertib dan bisa menjadi pelopor keselamatan dalam berlalu lintas,” kata mantan Kasatlantas Polres Kulonprogo ini.
BACA JUGA: Pesta Pernikahan Berujung Petaka, Korban Tewas Miras Oplosan di Bantul Bertambah
Kapolres Gunungkidul AKBP Edy Bagus Sumantri menambahkan sosialisasi keselamatan berlalulintas akan terus digalakkan. Selain menggelar operasi secara rutin, polres juga melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah tentang pentingnya mematuhi berbagai peraturan berlalulintas untuk keselamatan.
“Tujuannya untuk menekan angka kecelakaan di Gunungkidul,” katanya.
Edy mengungkapkan pada saat penyelenggaraan Operasi Zebra Progo, petugas yang diterjunkan mengedepankan edukasi dan persuasi. “Tentunya juga harus professional dalam menjalankan tugasnya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
IHSG hari ini ditutup amblas 3,54% ke level 6.094,94. Investor panik merespons rencana aturan eksportir tunggal BUMN di bawah PT Danantara.
Kurs rupiah hari ini ditutup melemah ke Rp17.667 per dolar AS imbas sinyal kenaikan suku bunga The Fed dan penutupan Selat Hormuz akibat perang.
Polres Temanggung tangkap penimbun Pertalite berinisial SS di Parakan. Pelaku modifikasi tangki Hyundai Atos dan gunakan banyak barcode palsu.
Penjualan hewan kurban di Bantul jelang Iduladha tidak merata, sebagian naik tajam, sebagian turun meski harga meningkat.
Nilai Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Jawa Tengah pada 2025 mencapai 86,72 atau mengalami peningakatan 0,88 dibandingkan tahun sebelumnya.