Paku Alam X Ajak Generasi Muda Hidupkan Nilai Pancasila
Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di DIY menegaskan Pancasila sebagai pemersatu bangsa dan fondasi perdamaian dunia di tengah tantangan global.
Ilustrasi puluhan warga Balong Bimomartani Ngemplak mendatangi bangunan yang selama ini digunakan untuk kegiatan LDII./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman saat ini masih berupaya mencari jalan tengah perdamaian antara warga Tegal Balong dengan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), setelah sebelumnya terjadi penolakan.
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengatakan upaya-upaya mendamaikan kedua belah pihak terus dilakukan. Pemkab sudah berupaya memfasilitasi namun masih ada yang belum bisa menerima. Sehingga belum ada titik temu.
"Ini kan proses perdamaian proses menemukan dua belah pihak ini. Mudah-mudahan cepat ketemu titik temunya," ucapnya Selasa (18/10/2022).
Menurutnya cepat atau lambatnya proses perdamaian tidak bisa dipastikan. Pemkab Sleman turut bertanggung jawab atas hal ini, untuk menengahi kedua belah pihak.
"Kemarin sudah fasilitasi tapi perlu proses yang satu belum bisa menerima. Masalah ini tidak bisa diestimasi cepat tidaknya tergantung memfasilitatori ini, kami menengahi," jelasnya.
Sementara Kepala Kantor Kemenag Sleman Sidik Pramono menyampaikan sudah ada kesepakatan damai. Warga dan LDII bersepakat untuk membangun kerukunan di Balong.
BACA JUGA: Waspada Banjir, BMKG DIY Proyeksikan Hujan Sedang-Lebat Sampai Awal November
"Antar warga kemarin sudah ada kesepakatan untuk membangun kerukunan di Balong," paparnya.
Pengurus LDII Bimomartani, Suraji mengatakan memang sudah ada kesepakatan yang ditandatangani bersama dan spanduk sudah dilepas. Meski sudah ada kesepakatan namun kegiatan di masjid LDII belum boleh dilanjutkan.
"Yang ditandatangani, masjid boleh dilanjutkan kegiatan lain, yang penting musyawarah," ucapnya. (Anisatul Umah).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di DIY menegaskan Pancasila sebagai pemersatu bangsa dan fondasi perdamaian dunia di tengah tantangan global.
Inggris menghadapi Kroasia pada laga pembuka Grup L Piala Dunia 2026. Duel ini menjadi ujian pertama Thomas Tuchel bersama The Three Lions.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, Sabtu–Senin (13–15 Juni 2026) ini, mengangkat tema Nyawiji Dadi Siji, Panjaga Nusantara dan wajib diikuti oleh selur
Prahdiska Bagas Shujiwo menyingkirkan Lee Zii Jia, sementara Muhamad Yusuf melaju mulus ke babak 16 besar Macau Open 2026.
Dinkes Bantul menargetkan 460 ribu warga mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis 2026 melalui strategi jemput bola ke komunitas dan instansi.
Lionel Messi mencetak hattrick pertama di Piala Dunia saat Argentina mengalahkan Aljazair 3-0 dan menyamai rekor 16 gol Miroslav Klose.