Kelok 23 Selesai, Investor JJLS Gunungkidul Diminta Tak Langgar Aturan
Investor di kawasan JJLS Gunungkidul diminta mematuhi perizinan dan menjaga lingkungan setelah Kelok 23 selesai dibangun.
Kepala Balai Pendidikan Menengah Gunungkidul Agus Muchdyarto saat mencoba sepeda listrik buatan siswa SMK Negeri 1 Nglipar pada Kamis (21/10/2022)/Ist
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Siswa SMK Negeri 1 Nglipar mengembangkan sepeda listrik rakitan. Hasil modifikasi ini diklaim mampu menempuh jarak sejauh 40 kilometer untuk sekali pengecasan.
Kepala Jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR), SMK Negeri 1 Nglipar, Budi Setiawan mengatakan, sudah ada enam unit sepeda listrik yang dihasilkan. Upaya pengembangan akan terus dilakukan agar hasilnya makin sempurna.
Menurut dia, ide pembuatan sepeda listrik ini muncul sejak 2020 lalu. Di awal-awal pengembangan, berencana membuat model hybird, yakni kombinasi bahan bakar minyak dengan listrik.
Meski demikian, Budi mengakui proses tidak berjalan mulus. Dikarenakan keterbatasan literasi dan informasi, maka sepeda model hybrid mengalami kegagalan.
“Setelah gagal akhirnya difokuskan pengembangan sepeda listrik. Untuk pelaksanaan, kami juga mengajak para siswa,” katanya, kemarin.
Budi menjelaskan, ada dua tipe yang dikembangkan. Yakni, tipe sepeda kayuh yang dilengkapi dengan pengerak listrik dan sepeda motor listrik.
BACA JUGA: Deretan Negara yang Laporkan Kasus Gagal Ginjal Akibat Sirop Paracetamol Dietilen Glikol
Untuk pembuatan sepeda listrik diklaim lebih murah karena hanya butuh biaya sekitar Rp5 juta. Sedangkan untuk konversi motor dari tenaga BBM ke listrik membutuhkan biaya sebesar Rp10 juta.
“Konversi sepeda motor listrik lebih komplek sehingga biayanya mahal. Hampir 60% dari dana yang ada untuk kebutuhan baterai untuk menggerakan sepeda,” katanya.
Dia mengaku sudah mencoba sepeda listrik ini. Adapun hasilnya bisa menempuh jarak sekitar 40 kilometer.
“Sekali pengecasan sekitar enam jam. Saya sudah coba dari rumah di Moyudan sampai Parangtritis di Kabupaten Bantul ternyata bisa,” katanya.
Pihaknya membuka peluang untuk memasarkannya secara umum. Selain itu, ke depannya juga berusaha mebuat roda empat dengan tenaga listrik model gokart.
“Sepeda ini tetap bisa digerakkan secara manual dengan cara dikayuh. Apabila ingin full listrik tinggal tarik gas dan kecepatannya bisa diatur melalui aplikasi ponsel,” katanya.
Salah seorang pelajar di SMK Negeri 1 Nglipar, Desta Adiansyah mengaku senang bisa ikut dalam pengembangan sepeda listrik di sekolahnya. Menurut dia, banyak ilmu yang diperoleh sehingga bisa menjadi bekal setelah lulus sekolah.
“Senang karena tahu bisa membuat sepeda listrik. Mungkin setelah lulus bisa membuka usaha ini,” katanya. (David Kurniawan)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Investor di kawasan JJLS Gunungkidul diminta mematuhi perizinan dan menjaga lingkungan setelah Kelok 23 selesai dibangun.
Barcelona mencatat rekor pendapatan lebih dari 1 miliar euro pada musim 2025/2026. Spotify Camp Nou, sponsor, dan merchandise menjadi penopang utama.
Harga emas Pegadaian Jumat 4 September 2026 bervariasi. Antam 1 gram Rp2,679 juta, Galeri24 Rp2,594 juta dan UBS Rp2,629 juta.
Astra Honda Racing Team (AHRT) siap melanjutkan persaingan pada putaran kelima Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 di Sepang
Pengguna KA Bandara YIA Reguler mencapai 1,23 juta hingga Agustus 2026, tumbuh 2,97 persen dan memperkuat konektivitas Jogja-YIA.
Kebiasaan warga India mengirim gambar selamat pagi lewat WhatsApp pernah membuat memori ponsel cepat penuh. Google sampai menghadirkan Files Go untuk mengatasin