Bukan Sekadar Buka Lomba, Wawali Astrid Turun ke Sungai dan Mancing Bareng Warga
Wawali Surakarta Astrid Widayani ikut lomba mancing bersama warga di Sungai Toklo. Ia mengajak warga menjaga kebersihan sungai.
Jumpa pers launching pembangunan tower Apartemen Metaverse Arjuna-Bima, Rabu (26/10/2022)
Harianjogja.com, JOGJA- Isu resesi global tidak menyurutkan PT Saraswanti Indoland Development untuk tetap membangun dua tower apartemennya, Ajuna dan Bima. Komitmen perusahaan dan menjaga kepercayaan masyarakat menjadi dasar proyek tersebut tetap dilanjutkan.
Direktur Pengembangan Bisnis & Sekretaris Perusahaan PT Saraswanti Indoland Development Agung Cucun Setiawan mengatakan berbeda dengan sejumlah developer lainnya yang menahan diri untuk membangun perusahaannya tetap melanjutkan proyek pembangunan dua tower terakhir mulai tahun ini.
Dia mengatakan launching Tower Arjuna-Bima merupakan salah satu bentuk komitmen perseroan kepada stakeholders, terutama customer dan pemegang saham. Meskipun dibayang-bayangi resesi dunia, namun perseroan optimististis dengan kondisi perekonomian Indonesia.
"Basic ekonomi di Indonesia kuat. Dimulainya proyek ini juga merupakan bukti usaha keras yang selalu dilakukan oleh manajemen perseroan untuk menjaga keberlangsungan usaha yang lebih baik," katanya, Rabu (26/10/2022).
Baca juga: Kementan Nilai Bulog Gagal Jaga Stabilitas Harga Beras
Dia mengatakan, pembangunan dua tower tersebut mulai tahun ini diprediksi selesai pada tiga tahun mendatang. Dengan demikian, di saat terjadi resesipun, perseroran akan terus menyelesaikan pembangunan kedua tower tersebut. "Di saat developer yang lain menahan diri, kami tetap optimististis untuk terus membangun karena kami melihat pondasi ekonomi di Indonesia bagus," ujarnya.
Kedua apartemen tersebut akan menjadi menara keempat dan kelima untuk melengkapi Pandawa Lima, yang berdampingan langsung dengan The Alana Yogyakarta Hotel (Tower Nakula), Mataram International Convention Center (MICC), serta dua tower apartemen lainnya (Sadewa dan Yudhistira) yang ada di kawasan mixed-use building Mataram City Yogyakarta.
Direktur Pemasaran PT Saraswanti Indoland Development Tbk Ratri Paramita menambahkan dua tower yang dibangun tersebut hadir dengan konsep berbeda dari apartemen-apartemen lainnya di DIY. Tak hanya menawarkan kenyamanan dan kelengkapan fasilitas, namun berbagai fitur smart home system akan semakin menambah kenyamanan penghuni.
Mulai dari desain yang futuristic dan timeless, fasilitas smart door lock, STB/TV control, light control, smart cctv hingga virtual payment gateway. "Kami sebut sebagai Apartemen Jaman Metaverse. Apartemen yang akan menjadi konsep hunian yang memungkinkan penghuni untuk bisa memiliki, mengelola, dan mengontrol unit apartemennya dalam satu genggaman, yaitu smartphone," katanya.
Smart home system di kedua apartemen tersebut, katanya, mengacu pada pengaturan rumah yang nyaman di mana peralatan dan perangkat hunian dapat dikontrol secara otomatis dari mana saja dengan koneksi internet menggunakan perangkat seluler.
Hingga saat ini, tower baru yang menyediakan total 658 unit tersebut sudah terjual lebih dari 200 unit bertambah launching pada tanggal 26 Oktober 2022. Saat pertama diluncurkan, harga per unit Apartemen Arjuna-Bima ditawarkan mulai dari Rp650 juta. "Yang menarik, pembeli Apartemen Arjuna-Bima akan mendapatkan cashback senilai Rp35 juta dan saham SWID senilai Rp25 juta," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wawali Surakarta Astrid Widayani ikut lomba mancing bersama warga di Sungai Toklo. Ia mengajak warga menjaga kebersihan sungai.
Dry ice digunakan dalam Operasi Modifikasi Cuaca di Sumatera Selatan untuk membantu mengurangi kabut asap karhutla. Simak cara kerja dan perbedaannya dengan gar
KPK menyita empat mobil terkait dugaan korupsi dana siap pakai BNPB, termasuk BMW, AION, dan BYD Atto 3 Superior.
Komisi D DPRD Gunungkidul berharap UMK 2027 disesuaikan dengan biaya hidup, kemampuan perusahaan, dan formula pengupahan yang berlaku.
Disdik Sleman merehabilitasi 15 SMP negeri pada 2026 dengan anggaran Rp2,2675 miliar. Kerusakan bangunan didominasi atap dan kayu keropos akibat rayap.
Prabowo memerintahkan ESDM, Pertamina, dan Danantara memeriksa kontrak distribusi minyak setelah keterlambatan pasokan di Bali.