Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus Kunjungan Wisata Bantul Melonjak
Kunjungan wisata di Bantul melonjak enam kali lipat selama libur Kenaikan Yesus Kristus 2026. Pantai Parangtritis tetap menjadi primadona wisatawan
Suasana sosialisasi migrasi siaran TV analog ke siaran tv digital dan penghentian siaran tv analog serentak yang digelar di Jogja belum lama ini/Dok. Ist
Harianjogja.com, JOGJA - Pemda DIY menilai warga di wilayah setempat telah siap untuk menyambut peralihan atau migrasi siaran TV analog ke siaran TV digital. Upaya yang juga menjadi bagian dalam menjalankan amanat Undang-undang ini sekaligus untuk mendorong salah satunya efisiensi pemanfaatan spektrum frekuensi radio.
Kepala Diskominfo DIY, Hari Edi Tri Wahyu Nugroho mengatakan, meski dari segi kesiapan masyarakat di wilayah setempat sudah bersiap namun tetap membuahkan upaya koordinasi dan sinergi antar pihak agar program migrasi siaran TV analog ke siaran TV digital berjalan dengan optimal. Salah satunya berupa sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat luas.
"Selama proses migrasi kami akan melakukan pendampingan di masyarakat. Masyarakat juga tidak perlu membeli perangkat televisi baru, melainkan cukup melengkapinya dengan set top box (STB). ," jelas Hari dalam sosialisasi migrasi siaran TV analog ke siaran tv digital dan penghentian siaran tv analog serentak belum lama ini.
BACA JUGA: Profil Lee Jihan, Artis Korea Selatan yang Meninggal dalam Tragedi Itaewon
Menurutnya, jika perangkat televisi milik warga sudah mendukung Smart TV maka hanya tinggal melakukan penyetelan saja. Untuk penyediaan STB, pemerintah bahkan telah menggencarkan pendistribusian bagi masyarakat kurang mampu. Khusus di Kota Jogja sebanyak 5.914 keluarga telah menerima STB untuk menyukseskan program ini.
Ahli Muda Analis Kebijakan Wakil Pokja Anez Regulasi Penyiaran, Adityawarman menyebut, arahan Presiden Joko Widodo terkait transformasi digital telah diimplementasikan secara menyeluruh. Sebab dalam era sekarang transformasi digital sangat dibutuhkan. Salah satu pilar dari trasformasi digital itu adalah percepatan peningkatan infrastruktur dan perluasan infrastruktur.
"Dan salah satu kunci dari infrastruktur itu adalah ketersediaan frekuensi dengan TV digital ini," ungkap Aditya.
Aditya menyatakan, teknologi TV digital sangat luar biasa dalam satu kanal televisi dan yang menjadi daya tarik serta manfaat bagi masyarakat adalah kontennya yang ebih banyak dan beragam, sehingga masyarakat bisa menonton televisi dengan banyak pilihan dan variasi. "Teknologi dari TV digitalnya pun membuat gambar menjadi lebih jernih," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kunjungan wisata di Bantul melonjak enam kali lipat selama libur Kenaikan Yesus Kristus 2026. Pantai Parangtritis tetap menjadi primadona wisatawan
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Samsung Messages resmi dihentikan Juli 2026. Pengguna Galaxy wajib pindah ke Google Messages. Simak cara backup data dan jadwalnya.
Gerbang Tol Trihanggo Sleman usung siluet Ratu Boko dan aksara Jawa, jadi ikon budaya baru di Tol Jogja–Solo.