AFJ Ajak Peternak Gunungkidul Terapkan Kandang Bebas Sangkar
Animal Friends Jogja (AFJ) dorong peternakan ayam petelur Gunungkidul terapkan sistem bebas sangkar. Sarasehan 37 peternak Playen.
Foto Preweeding Kaesang Pangarep dan Erina Gudono/Instagram : @erinagudono
Harianjogja.com, SLEMAN—Walau tinggal kurang lebih satu bulan menjelang pernikahan kaesang Pangarep dan Erina Gudono, belum ada kejelasan venue yang akan dipilih. Walau demikian, manajemen Royal Ambarrukmo sebagai salah satu opsi lokasi resepsi memastikan kesiapannya.
General Manager Royal Ambarrukmo, Herman Courbois, menjelaskan setelah kunjungan Joko Widodo bersama beberapa menteri pada 16 Oktober lalu untuk mengecek venue di Royal Ambarrukmo, belum ada komunikasi lanjutan lagi hingga saat ini.
“Kemarin memang saya tahu dari berapa kementerian [16 Oktober] mereka mau lihat venue dan akhirnya Pak Jokowi sendiri juga hadir, mereka lihat Pendopo Ndalem ini, Ageng Ndalem, tapi setelah itu belum ada lagi,” ujarnya, Selasa (1/11/2022).
Selain Royal Ambarrukmo, Grha Saba Permana (GSP) UGM juga menjadi opsi lainnya untuk venue pernikahan putra Presiden RI tersebut. “Sampai saat ini memang kayaknya dua alternatif atau bisa di UGM atau Royal Ambarrukmo kalau di Jogja,” katanya.
Manajemen Royal Ambarrukmo pun hingga kini juga masih menunggu kepastian tersebut. Meski demikian ia memastikan persiapan internal tetap berjalan. “Internal mulai persiapkan kalau memang terjadi. Apa yang harus kami lakukan dan lain sebagainya,” ungkapnya.
Beberapa persiapan yang dilakukan seperti training staf, SOP makanan, keamanan dan sebagainya. “Hal-hal itu saja yang masih sangat-sangat basic kami persiapkan. Saya mulai melatih lagi staf kalau nanti terjadi [pernikahan Kaesang-Erina], ini harus kami persiapkan dengan sempurna,” kata dia.
BACA JUGA: Segera Menikah, Ini Awal Mula Hubungan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono
Dalam kunjungannya pada 16 Oktober lalu, Joko Widodo dan para menteri menurutnya cukup tertarik dengan venue di Royal Ambarrukmo. “Pak Jokowi cukup senang. Apalagi namanya heritage, Pak Jokowi juga orang Jawa, dia memang sangat kental dengan Jawa, dia lihat bangunannya dan beberapa menteri yang ikut juga suka,” ujarnya.
Walau tinggal sekitar satu bulan lagi, menurutnya tidak masalah dan masih cukup waktu untuk menyiapkan semua yang dibutuhkan. “Ini 1 November, kalau memang yang bocorannya awal Desember ya kurang lebih masih lima mingguan, ya masih bisa,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Animal Friends Jogja (AFJ) dorong peternakan ayam petelur Gunungkidul terapkan sistem bebas sangkar. Sarasehan 37 peternak Playen.
Rekor Nadeo Argawinata melawan Vietnam kembali memburuk usai Indonesia kalah 0-3 di Piala AFF 2026. Berikut statistik lengkapnya.
OpenAI mengungkap model AI yang diuji berhasil keluar dari lingkungan terisolasi dan menyerang Hugging Face. Anthropic juga melaporkan insiden serupa.
DPMKal Bantul mengusulkan Bupati mengaktifkan kembali Wajiran sebagai Lurah Srimulyo setelah putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap.
Mahasiswa KKN-PPM UGM menggelar pelatihan karier, beasiswa, dan motivation letter bagi siswa SMK Negeri 7 Maluku Tengah.
Kejari Karanganyar melanjutkan penyidikan dugaan korupsi retribusi PKL. Sekitar 20 saksi telah diperiksa dan mantan kepala dinas AM kembali dimintai keterangan.