Tzu Chi Sinar Mas dan Paguyuban Sinar Mas Bantu 71 Siswa SDN Kenteng 2
Misi Pendidikan Tzu Chi Sinar Mas bersama Paguyuban Sinar Mas Yogyakarta menggelar kegiatan bakti sosial di SDN Kenteng 2
Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN, Dr. Bonivasius Prasetya Ichtiarto, S.Si, M.Eng. melakukan audiensi terkait inisiasi pembentukan Konsorsium Perguruan Tinggi Peduli Kependudukan (PTPK) dengan Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Keuangan Universitas Gadjah Mada, Prof. Dr. Supriyadi, M.Sc., Selasa (8/11/2022)./Ist
JOGJA-Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN, Dr. Bonivasius Prasetya Ichtiarto, S.Si, M.Eng. melakukan audiensi terkait inisiasi pembentukan Konsorsium Perguruan Tinggi Peduli Kependudukan (PTPK) dengan Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Keuangan Universitas Gadjah Mada, Prof. Dr. Supriyadi, M.Sc., Selasa (8/11/2022).
Pembentukan Konsorium PTPK merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 Tentang Percepatan Penurunan Stunting (PPS). Selanjutnya selaku Ketua Pelaksana PPS, Kepala BKKBN menerbitkan Peraturan Kepala BKKBN Nomor 12 Tahun 2021 Tentang Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Angka Stunting (RAN PASTI) Tahun 2021- 2024. Salah satu langkah strategis yang yang dilaksanakan adalah dengan melakukan pendampingan kepada keluarga berisiko stunting yaitu calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, dan keluarga dengan baduta dan balita.
Dalam upaya mengoptimalkan pelaksanaan RAN PASTI Tahun 2021-2024, sekaligus berkontribusi dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2030, BKKBN mengembangkan jejaring kemitraan dengan pentahelix, yang salah satunya adalah bermitra dengan perguruan tinggi. Bonivasius menyampaikan bahwa dalam penanganan stunting sangat dibutuhkan peran strategis perguruan tinggi untuk bersama-sama menyelesaikan permasalahan stunting di Indonesia. "Saya berharap UGM dan BKKBN bisa lebih bersinergi dalam penanganan stunting," katanya dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Rabu (9/11/2022).
Dalam pertemuan tersebut, kepada Wakil Rektor Bonivasius menyampaikan ungkapan terima kasih atas keterlibatan aktif UGM selama ini dalam turut mendorong pencegahan dan penanganan stunting. Selama ini Perwakilan BKKBN DIY bersama sejumlah Perguruan tinggi telah mengembangkan program KKN Tematik. Pola kerjasama dalam KKN Tematik ini bisa didisain untuk mewujudkan kemitraan dalam penanganan stunting melalui aksi nyata.
Sebagaimana telah pernah ditegaskan Kepala BKKBN Dr. (HC) dr. Hasto Wardoyo Sp. OG(K), kerjasama dengan Perguruan Tinggi memang telah banyak dilakukan. Namun kebanyakan berupa seminar, kajian, dan penelitian mengenai stunting. “Oleh karena itu sekarang saatnya kita tunggu tindakan nyata di tengah masyarakat untuk menurunkan angka stunting,” demikian ditegaskan dokter Hasto.
Pada audiensi kali ini, Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN disertai oleh Direktur Kerjasama Pendidikan Kependudukan Dr. Edi Setiawan, S.Si., M.Sc, MSE, Kepala Perwakilan BKKBN DIY, Shodiqin, SH., MM beserta jajarannya, dan diterima oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian Kepada Masyarakat, dan Alumni, Dekan Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan, serta Direktur Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Misi Pendidikan Tzu Chi Sinar Mas bersama Paguyuban Sinar Mas Yogyakarta menggelar kegiatan bakti sosial di SDN Kenteng 2
Malaysia dinobatkan sebagai negara terbaik untuk digital nomad 2026. Simak daftar 10 negara terbaik untuk bekerja jarak jauh, termasuk Thailand, Portugal, dan T
BPS DIY mencatat jumlah penduduk miskin turun 13.900 orang pada Maret 2026 menjadi 408.870 jiwa atau 9,70%. Penurunan ini menjadi yang tertinggi di Pulau Jawa.
Timnas Voli Putri Indonesia bersiap di seri kedua SEA V Cup 2026 Thailand. Target perbaiki peringkat usai finis ketiga di Hanoi. Simak jadwalnya.
FIFA menggelar rapat darurat di Maroko setelah rencana komersialisasi Piala Dunia memicu kritik dari Arsene Wenger, UEFA, hingga Pangeran Ali Yordania.
Kehilangan HP? Tenang, ada 7 aplikasi pelacak seperti Find My, Life360, dan Prey. Bisa lacak lokasi, kunci perangkat, hingga bunyikan alarm.