Makna Podhang Ngisep Sari, Ikon Gunungkidul yang Berkibar saat HUT RI
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
Logo KONI Gunungkidul./Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Pendaftaran bakal calon Ketua KONI Gunungkidul sudah dibuka sejak 2 November 2016. Hingga sekarang total sudah ada empat orang yang mengambil formulir pendaftaran.
Ketua Penjaringan Calon Ketua KONI Gunungkidul, Jarot Budi Santoso mengatakan pendaftaran bakal calon ketua KONI periode 2022-2026 sudah berlangsung dan akan ditutup pada 16 November mendatang. Dia tidak menampik sudah ada beberapa nama yang berminat maju sebagai ketua.
Hal ini dibuktikan sudah ada empat orang yang mengambil formulir pendaftaran. Meski demikian, Jarot mengakui hingga sekarang belum ada yang mengembalikan berkas pendaftaran.
"Keempat orang yang telah mengambil formulir belum ada yang mengembalikan, tetapi akan kami tunggu hingga pendaftaran ditutup,” katanya, Jumat (11/11/2022).
BACA JUGA: Gunungkidul Gelontorkan Rp1,9 Miliar untuk Bonus Atlet Berprestasi
Dia menjelaskan, bagi yang berminat menjadi Ketua KONI Gunungkidul harus memenuhi persyaratan. Adapun syarat ini seperti menjadi pengurus cabang olahraga serta mendapatkan dukungan minimal sepuluh pengurus cabang olahraga.
Dukungan ini harus dibuktikan dengan adanya surat pernyataan dari ketua pengurus cabang olahraga yang ada. “Jadi dengan syarat ini maksimal akan ada empat calon. Sebab, di KONI ada 43 cabang olahraga yang diakui,” katanya.
Disinggung mengenai adanya potensi dukungan ganda, Jarot tidak menampik hal tersebut. Meski demikian, apabila ada dukungan ganda dari satu cabang olahraga, maka dianggap gugur. “Bentuk dukungan juga tidak bisa ditarik lagi setelah membuat surat pernyataan dukungan,” katanya.
Sekretaris KONI Gunungkidul, Heri Santoso mengatakan, sudah mempersiapkan proses muskab yang diselenggarakan pada 26 November mendatang. Salah satunya dengan membentuk tim penjaringan calon Ketua Umum KONI yang baru. “Sudah ada tim penjaringan lengkap dan nanti yang akan mengurusi proses pendaftaran sampai pemilihan berlangsung,” kata Heri.
Dia menjelaskan, kepengurusan KONI periode 2018-2022 sudah akan berakhir. Oleh karenanya, dilaksankaan muskab untuk membentuk kepengurusan baru.
“Untuk ketua lama sudah tidak bisa mencalonkan lagi. Mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar hingga terbentuknya pengurusan baru,” katanya.
Heri menambahkan, jadwal pemilihan sudah dibuat oleh tim penjaringan. Rencananya pendaftaran bakal calon ketua KONI dilaksanakan 2-16 November 2022.
Selanjutnya pada 24 November dilakukan penetapan calon. Untuk kemudian pada 26 November dilaksanakan muskab sekaligus pemilihan ketua baru. “Mudah-mudahan proses penjaringan hingga pelantikan baru berjalan dengan lancar,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
BMKG mencatat 1.598 gempa susulan pascagempa magnitudo 7,7 di NTT. Aktivitas seismik masih terus dipantau.
“Remisi harus menjadi pendorong untuk terus memperbaiki diri, membangun kesadaran, serta mempersiapkan kehidupan yang lebih baik,” demikian pesan Menteri
iPhone lipat pertama Apple, iPhone Ultra, dikabarkan hanya akan tersedia di AS pada peluncuran awal September 2026. Pasokan terbatas dan masalah produksi jadi a
Meisya Siregar viral setelah merekomendasikan Bebi Romeo saat ditanya penyanyi dengan fee Rp100 juta. Deretan lagu hits sang musisi kembali jadi sorotan.
40% orang minum 2 gelas kopi per hari, tapi kafein berlebih bikin jantung berdebar. Simak 5 cara hilangkan kantuk tanpa kopi: cahaya terang, power nap, gerak, a