Pemkab Gunungkidul Fokus Entas Kemiskinan di 7 Wilayah Ini
Pemkab Gunungkidul memfokuskan program pengentasan kemiskinan di tujuh kapanewon prioritas. Target angka kemiskinan turun hingga 13 persen pada 2026.
Porda dan Peparda DIY 2022/Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul berencana memberikan bonus kepada atlet berprestasi. Total anggaran yang disediakan sebesar Rp1,9 miliar.
Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Gunungkidul, Purnomo Sumardamto, mengatakan banyak event olahraga tahun ini, mulai dari pekan olahraga pelajar, porda hingga kegiatan olahraga bagi atlet difabel. Berbagai ajang ini memberikan sejumlah prestasi serta ikut mengharumkan Gunungkidul di pentas olahraga.
Pada bulan ini akan pemberian penghargaan bagi atlet berprestasi di Gunungkidul. Total anggaran yang disediakan sebesar Rp1,9 miliar.
BACA JUGA: Duh, Baru 25 Kalurahan di Bantul yang Sudah Punya Lembaga Perlindungan Anak
Meski demikian, Damto belum bisa memberikan rincian berkaitan dengan jumlah atlet yang menerima bonus ini. Ia memastikan pagu anggaran untuk pemberian bonus sudah dimasukan dalam kegiatan yang dibiayai di APBD Perubahan 2022.
“Ada datanya, tapi saya tidak hapal. Yang jelas, nanti akan diserahkan oleh bupati di Taman Budaya Gunungkidul dalam waktu dekat,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Gunungkidul Supriyanto. Menurut dia, banyak atlet yang meraih prestasi di 2022.
Ia mencontohkan, dalam Porda DIY 2022 di Sleman, kontingen Gunungkidul berhasil meriah 33 emas, 38 perak dan 93 perunggu. Raihan ini melebihi target karena awalnya hanya mematok 32 emas di porda.
“Capaian ini mendongkrak peringat Gunungkidul ke posisi empat sehingga tidak lagi menjadi juru kunci. Posisi keempat ini mengulang peringkat porda di 2013 lalu,” katanya.
Supriyanto menjelaskan pemberian bonus sebagai bentuk perhatian dari pemkab atas jerih payah para atlet agar terus berprestasi. Diharapkan prestasi atlet terus dapat ditingkatkan terlebih lagi Gunungkidul akan menjadi tuan rumah Porda 2025.
“Harapannya prestasinya bisa lebih ditingkatkan dan masih ada waktu untuk persiapan menjadi tuan rumah,” katanya.
Dia menambahkan, selain pemberian bonus, pemkab mulai tahun ini juga merekrut atlet berpretasi menjadi tenaga harian Lepas (THL) di dinas kepemudaan dan olahraga. Kebijakan ini salah satunya untuk mencegah atlet Gunungkidul pindah ke daerah lain.
“Sudah direkrut dan ke depannya perhatian kepada para atlet juga terus ditingkatkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul memfokuskan program pengentasan kemiskinan di tujuh kapanewon prioritas. Target angka kemiskinan turun hingga 13 persen pada 2026.
Bendera Merah Putih utuh sepanjang 481 meter dikirab dari Tugu Pal Putih menuju Titik Nol Kilometer Jogja dalam HUT ke-81 RI.
Iran dan Oman menyepakati peta rute pelayaran Selat Hormuz setelah perundingan teknis selama tiga bulan, tetapi jalur belum sepenuhnya normal.
Pemerintah menyiapkan dokter terbang dan mobile dentist untuk memperluas layanan kesehatan, termasuk menjangkau daerah terpencil.
Wacana dwikewarganegaraan yang disampaikan Prabowo masih sebatas gagasan. Pemerintah belum menyusun skema dan target penerapannya.
PLN mengerahkan personel penuh memulihkan listrik pascagempa Flores. Sebanyak 98,3 persen penyulang dan 88 persen pelanggan sudah menyala.