Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon (Kecamatan) Panjatan, Kabupaten Kulonprogo meluncurkan program Pengantin Pancasila Peduli Lindungi (P3L). Dalam program tersebut, calon pengantin harus melafalkan pancasila dan lagu nasional.
Kepala KUA Panjatan, Zamroni mengatakan program P3L sebenarnya sudah diluncurkan sejak April 2022 lalu, namun kembali digencarkan saat momen hari pahlawan 10 November lalu, “Calon pengantin diharuskan menyanyikan lagu-lagu nasional serta melafalkan seluruh sila dalam Pancasila sesaat setelah melangsungkan akad nikah,” katanya, Senin (14/11/2022).
Menurut Zamroni, melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat memupuk rasa nasionalisme kebangsaan dari pengantin dengan menghapal pancasila. Sementara untuk lagu nasional hanya kondisional, “Yang utamanya pancasila,” ucapnya.
Sejak program tersebut digulirkan, kata Zamroni, pihaknya masih menemukan calon pengantin yang belum hapal lagu-lagu nasional dan pancasila. Dengan adanya program tersebut setidaknya semua calon pengantin bisa menghapal sila-sila pancasila sebelum melangsungkan akad nikah.
“Tapi enggak apa-apa, karena memang kita tekankan karena itu ideologi negara kita ya jadi memang kita harus wajib kalau ada teman manten enggak hapal ya kita wajibkan untuk belajar dan menghapalkan,” ujarnya.
Meski demikian, bukan berarti pernikahan tidak sah, karena melafalkan pancasila dilakukan setelah akad nikah atau ijab kabul selesai sesuai syariat.
BACA JUGA: Puskesmas di Sleman Ini Tolak Tangani Korban Kecelakaan Lalu Lintas, Begini Kata Dinkes Sleman
Lebih lanjut Zamroni mengatakan selain mewajibkan calon pengantin melafalkan pancasila dan lagu-lagu nasional, calon pengantin juga diwajibkan melakukan aksi peduli lingkungan dan sosial masyarakat sekitar, di antaranya dengan menyantuni fakir miskin, anak yatim, dan menanam pohon hingga menebar benih ikan di sungai.
Pada 21 November mendatang rencananya akan ada peluncuran tabur ikan sebanyak 1.000 bibit oleh calon pengantin. Program tersebut kerja sama KUA Panjatan dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kulonprogo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Presiden Prabowo Subianto memberhentikan sementara Wagub Babel Hellyana terkait kasus pidana. Gubernur kini menjalankan tugas wakil gubernur.
Seluruh kabupaten/kota di DIY mengajukan tambahan kuota Pertalite ke BPH Migas menjelang libur Nataru 2026.
Calon Lurah Sabdodadi Sulistiyo menawarkan pembangunan berbasis marketing dan teknologi untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan warga.
Pemkot Solo menggandeng Gunungkidul lewat Solo Travel Dialogue untuk memperkuat promosi dan meningkatkan kunjungan wisata.
DPRD DIY mengingatkan warga berhati-hati menyerahkan fotokopi KTP saat Pilur untuk mencegah risiko penyalahgunaan data pribadi.