Peserta LPS Call for Research 2026 Tembus 700 Orang, Minat Riset Meningkat
LPS Call for Research 2026 diikuti lebih dari 700 peserta dengan 35 finalis terpilih. Simak daftar pemenang dari berbagai kategori penelitian.
Talkshow ketenagakerjaan di SMKN 6 Jogja menghadirkan tenaga profesional saat peluncuran dan uji coba program Aku Siap Makerti milik Disnakertrans DIY, Rabu (16/11/2022)/Harian Jogja-Triyo Handoko
Harianjogja.com, JOGJA--Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY meluncurkan dan mengujicobakan Program Aku Siap Makarti yang mengintegrasikan tes potensi, pendampingan, dan penyaluran kerja untuk memaksimalkan angkatan kerja dari lulusan SMK. Peluncuran dan uji coba tersebut dilakukan di lima SMK di DIY.
SMKN 6 Jogja jadi salah satu sekolah yang diujicobakan, Rabu (16/11/2022). Sebanyak 20 siswa SMKN 6 Jogja mengikuti tes hingga pendampingan dari program Aku Siap Makarti. Uji coba tersebut dilakukan untuk mengevaluasi sistem komputasi program tersebut.
Targetnya, tahun depan Aku Siap Makarti sudah digunakan di seluruh SMK di DIY yang jumlahnya 218 sekolah. Program ini adalah kerja sama antara Disnakertrans DIY dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY untuk mengurangi angka pengangguran lulusan SMK.
Kepala Disnakertrans DIY Aria Nugrahadi menjelaskan program Aku Siap Makarti telah dipersiapkan dengan matang antara pihaknya dengan Fakultas Psikologi UGM. “Mereka dengan program pengabdian masyarakat membantu menyusun asesmen tes untuk menggali potensi siswa-siswa SMK dan dunia kerja, dari hasil tes kami bersama-sama melakukan pendampingan agar tiap siswa memiliki bekal untuk bekerja,” jelasnya, Rabu (16/11/2022) sore.
Aria menjelaskan program Aku Siap Makarti juga melayani distribusi lowongan pekerjaan, selain pembekalan bagi siswa SMK. “Dari programnya ini dihubungkan dengan sistem data Kementerian Ketenagakerjaan untuk mencari tahu lowongan yang tersedia sesuai spesifikasi siswa,” ujarnya.
Agar program Aku Siap Makarti dapat lebih maksimal, jelas Aria, dilakukan uji coba untuk mengetahui kecenderungan siswa SMK. “Supaya akurasi algoritmanya lebih akurat dan maksimal agar siswa SMK terserap seluruhnya ke lapangan pekerjaan,” katanya.
Total ada 100 siswa yang mengikuti uji coba program tersebut. Lantaran ada lima sekolah yang melakukannya dan setiap sekolah diwakili 20 siswa.
Peluncuran dan uji coba Aku Siap Makarti juga dimeriahkan dengan talkshow. “Kami juga adakan talk show di semua sekolah yang kami ujicobakan, temanya soal ketenagakerjaan, seperti di SMKN 6 Jogja ini,” ucap Aria.
BACA JUGA: Jokowi Nyatakan Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2036 di IKN
Kepala SMKN 6 Jogja Wiwik Indriyani turut mengapresiasi peluncuran dan uji coba Aku Siap Makarti di sekolahnya. “Kami berterima kasih sekali pada Disnakertrans DIY yang sudah memberikan kesempatan uji coba ini,” katanya saat memberikan sambutan, Rabu siang.
Wiwik menyebut program Aku Siap Makerti membantu pihak sekolah untuk memaksimalkan potensi kerja siswa. “Program ini akan sangat membantu seluruh SMK di DIY dan merupakan program inovatif yang patut didukung,’ jelasnya.
Pendampingan potensi hingga penyaluran kerja siswa SMK, jelas Wiwik, sangat penting untuk dilakukan bersama-sama. “Semakin banyak yang ikut bergotong royong semakin sedikit angka pengangguran lulusan SMK,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
LPS Call for Research 2026 diikuti lebih dari 700 peserta dengan 35 finalis terpilih. Simak daftar pemenang dari berbagai kategori penelitian.
Pasar Sentul menghadapi persaingan pedagang yang berjualan di rumah warga. Kemudahan akses dan kebiasaan pembeli menjadi tantangan revitalisasi.
Kiper PSIM Cahya Supriadi memilih fokus menjaga konsistensi di liga. Ia realistis menghadapi persaingan untuk kembali memperkuat Timnas Indonesia.
Warga Gunung Rego, Kulonprogo, meminta tambang CV Handika Karya beroperasi lagi. Perizinan terkendala status KP2B dan tata ruang.
Jogja Educulture Journey–Laras Triloka menghubungkan Taman Pintar, Taman Budaya Embung Giwangan, dan Taman Bhineka GIK UGM.
Aduan pungutan Rp300.000 untuk pendatang di Jambean, Bantul, diselidiki Inspektorat. Lurah Triwidadi menegaskan surat domisili gratis.