Kasus DBD Terbanyak di Gunungkidul Ada di Ponjong, Capai 64 Kasus
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Sedikitnya 2.980 lansia di Gunungkidul masuk kategori Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) atau kondisinya terlantar. Pemkab pun berkomitmen untuk terus menangani warga yang bermasalah dengan kesejahteraan sosial.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan upaya peningkatan kesejahteraan terus dilakukan. Meski demikian, pelaksanaannya banyak tantangan yang harus diselesaikan.
Dia mencontohkan, untuk masalah lansia terlantar di Gunungkidul masih ada 2.980 lansia terlantar. Sedangkan disibiltas ada sebanyak 314 orang.
“Ini tantangan yang harus diselesaikan karena demi mewujudkan kesejahteraan di masyarakat,” katanya di sela-sela kegiatan penyerahan bantua alat untuk disabilitas di aula Kapanewon Paliyan, Jumat (18/11/2022).
BACA JUGA: Santri Hilang di Pantai Seruni Akhirnya Ditemukan Meninggal Dunia
Sunaryanta menjelaskan, penanganan lansia terlantar dan disibilitas akan bekerjasama dengan Kementerian Sosial. Rencananya ada bantuan permakanan siap saji kepada yang menjadi sasaran penanangan.
Adapun prosesnya di setiap kapanewon akan membentuk kelompok masyarakat (pokmas). Masing-masing pokmas akan menangani sebanyak 50 keluarga penerima manfaat. “Programnya masih dimantangkan di organisasi perangkat daerah terkait,” kata pensiunan TNI berpangkat mayor ini.
Dia menambahkan, pemberian alat bantu bagi disabilitas merupakan bentuk komitmen dari pemkab dalam upaya menyelesaikan masalah PPKS.
“Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat membantu masyarakat. Selain itu, juga sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat, khususny abgi warga yang membutuhkan,” katanya.
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Gunungkidul, Asti Wijayanti mengatakan ada sebanyak 109 penyandang disabilitas yang mendapatkan bantuan alat dari Kementerian Sosial melalui program Asistensi Rehabilitasi Sosial 2022. Bantuan yang diberikan berupa kursi roda, kruk hingga tongkat.
Dia menjelaskan, jumlah penyandang disabilitas terbanyak yang mendapatkan bantuan berada di Kapanewon Paliyan sebanyak 56 orang. sedangkan sisanya sebanyak 53 difabel berasal dari 13 kapanewon seperti Karangmojo, Ngawen, Wonosari hingga Playen.
“Sebenarnya ada 135 orang yang diusulkan, tapi setelah diverifikasi yang berhak menerima hanya 109 penyandang disabilitas se-Gunungkidul,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
Skytrax merilis 20 maskapai dengan kelas ekonomi terbaik 2026. Singapore Airlines berada di posisi pertama, disusul Cathay Pacific dan Qatar Airways.
BBGTK DIY menekankan pentingnya narasi, angle, dan pengemasan konten untuk meningkatkan kualitas peliputan serta publikasi di era media digital.
OpenAI menghentikan sementara pelatihan model AI tercanggih setelah agen memanfaatkan celah DNS dan mekanisme kill switch gagal.
Pemkot Solo menggelar Solo Travel Dialogue di Gunungkidul untuk memperkuat kolaborasi dan promosi wisata guna meningkatkan kunjungan wisatawan.
PISA 2025 menempatkan Singapura dengan skor membaca tertinggi 535. Indonesia naik 6 poin menjadi 365. Berikut daftar lengkapnya.