Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Sedikitnya 2.980 lansia di Gunungkidul masuk kategori Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) atau kondisinya terlantar. Pemkab pun berkomitmen untuk terus menangani warga yang bermasalah dengan kesejahteraan sosial.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan upaya peningkatan kesejahteraan terus dilakukan. Meski demikian, pelaksanaannya banyak tantangan yang harus diselesaikan.
Dia mencontohkan, untuk masalah lansia terlantar di Gunungkidul masih ada 2.980 lansia terlantar. Sedangkan disibiltas ada sebanyak 314 orang.
“Ini tantangan yang harus diselesaikan karena demi mewujudkan kesejahteraan di masyarakat,” katanya di sela-sela kegiatan penyerahan bantua alat untuk disabilitas di aula Kapanewon Paliyan, Jumat (18/11/2022).
BACA JUGA: Santri Hilang di Pantai Seruni Akhirnya Ditemukan Meninggal Dunia
Sunaryanta menjelaskan, penanganan lansia terlantar dan disibilitas akan bekerjasama dengan Kementerian Sosial. Rencananya ada bantuan permakanan siap saji kepada yang menjadi sasaran penanangan.
Adapun prosesnya di setiap kapanewon akan membentuk kelompok masyarakat (pokmas). Masing-masing pokmas akan menangani sebanyak 50 keluarga penerima manfaat. “Programnya masih dimantangkan di organisasi perangkat daerah terkait,” kata pensiunan TNI berpangkat mayor ini.
Dia menambahkan, pemberian alat bantu bagi disabilitas merupakan bentuk komitmen dari pemkab dalam upaya menyelesaikan masalah PPKS.
“Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat membantu masyarakat. Selain itu, juga sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat, khususny abgi warga yang membutuhkan,” katanya.
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Gunungkidul, Asti Wijayanti mengatakan ada sebanyak 109 penyandang disabilitas yang mendapatkan bantuan alat dari Kementerian Sosial melalui program Asistensi Rehabilitasi Sosial 2022. Bantuan yang diberikan berupa kursi roda, kruk hingga tongkat.
Dia menjelaskan, jumlah penyandang disabilitas terbanyak yang mendapatkan bantuan berada di Kapanewon Paliyan sebanyak 56 orang. sedangkan sisanya sebanyak 53 difabel berasal dari 13 kapanewon seperti Karangmojo, Ngawen, Wonosari hingga Playen.
“Sebenarnya ada 135 orang yang diusulkan, tapi setelah diverifikasi yang berhak menerima hanya 109 penyandang disabilitas se-Gunungkidul,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.