Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Peserta mengikuti khitan massal di RSUD Sleman, Minggu (20/11/2022)/Istimewa-RSUD Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN — Memperingati HUT ke-45, RSUD Sleman bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sleman, dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Sleman menggelar khitanan massal gratis, Minggu (20/11/2022).
Khitanan masal ini diikuti anak berusia minimal enam tahun dengan jumlah peserta sebanyak 75 anak. Kegiatan ini diselenggarakan di Instasi Bedah Sentral, Lantai II Gedung Pelayanan Terpadu RSUD Sleman. Dimulai pukul 07.00 WIB, Kegiatan dibuka oleh Direktur RSUD Sleman, Novita Krisnaeni.
Dalam sambutannya, Novita Krisnaeni mengucapkan terima kasih kepada Baznas Sleman, IDI Sleman dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam bakti sosial khitanan massal ini. Adapun HUT ke-45 RSUD Sleman mengusung tema Bagas Waras Sesarengan RSUD Sleman.
BACA JUGA: Dukung Ganjar Pranowo Maju Pilpres, Pijar Surati Megawati
Dengan semangat tersebut dan berbagai layanan kesehatan yang ada, RSUD Sleman semakin memantapkan diri menjadi rumah sakit pilihan masyarakat di Kabupaten Sleman dan sekitarnya.
"Diharapkan dengan adanya bakti sosial khitanan massal ini dapat memberikan kontribusi kesehatan nyata kepada masyarakat secara langsung," ujarnya.
Suasana khitanan massal meriah dikarenakan banyak orang tua anak yang mengantar dan ada beberapa anak yang cemas dan takut untuk dikhitan. Sehingga beberapa petugas khitanan massal mengadakan permainan seru kepada peserta agar tidak terlalu tegang dan takut.
Salah satu orang tua peserta, Sumaryati, mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat untuk anaknya dan berharap kegiatan ini dapat diadakan kembali tahun depan. “Semoga RSUD Sleman semakin sukses,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 19 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
Radar GCI buatan PT Len Industri resmi dioperasikan untuk memperkuat pengawasan udara Indonesia dan sistem pertahanan nasional.
Jadwal SIM keliling Gunungkidul 19 Mei 2026 di Wiladeg Karangmojo dan titik layanan lain untuk perpanjangan SIM A dan C.
Cuaca Jogja hari ini diprakirakan hujan ringan di Sleman dan Kota Jogja, sedangkan Bantul dan Gunungkidul berpotensi udara kabur.
KPK memeriksa pejabat Bea Cukai dan pengusaha terkait dugaan aliran uang korupsi serta pengembangan kasus suap impor barang di Kemenkeu.