Saham IBOS Naik 16,13 Persen Setahun, Perusahaan Siapkan Ekspansi Hotel di Jogja
PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS) menyiapkan pembangunan hotel baru di Jogja pada 2027 dan penambahan outlet restoran, seiring kenaikan saham 16,13% dalam setahun.
Pembuatan mesin pengering gabah di Kalurahan Sriharjo, Kapanewon Imogiri, beberapa waktu lalu./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL — Mesin pengering gabah yang menggunakan metode siklus kompresi uap buatan Dosen Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Sanata Dharma, Iswanjono, diyakini bisa membantu terjaganya ketahanan pangan di Kalurahan Sriharjo, Imogiri.
Iswanjono menuturkan mesin buatannya dapat mengurangi ketergantungan terhadap cuaca, lahan, dan gangguan hewan ternak karena dilakukan di dalam ruangan yang tertutup.
Mesin pengering gabah ini dibuat dalam ruangan ukuran 3 x 5 meter persegi dengan sumber energi listrik 800 watt. Mesin pengering mampu mengeringkan gabah kurang lebih selama 18 jam sampai diperoleh gabah dengan tingkat kadar air siap giling, yaitu 13%-14%.
“Kadar air yang masih tinggi akan menyebabkan hasil penggilingan gabah tidak sempurna, masih banyak mengandung gabah. Jika kadar air terlalu rendah, maka hasil menggilingkan menjadikan beras banyak yang rusak atau patah,” ujarnya dalam rilis kepada Harian Jogja, Minggu (20/11/2022).
BACA JUGA: Usulkan UMK 2023 Naik sampai 15%, Buruh Bantul: Buruh Sulit Beli Rumah
Mesin pengering metode siklus kompresi uap ini mempunyai prinsip mengeringan dengan mengurangi kelembaban udara yang berada dalam ruangan. Udara panas dan kering dengan suhu sekitar 35 derajat Celcius dialirkan dari kompresor ke rak-rak lokasi gabah ditaruh.
Pemilik rumah lokasi mesing pengering gabah diinstalasi, Subrata, mengaku mesin pengering ini sangat membantu kelompok tani dalam mengeringkan gabah, apalagi saat ini mulai musim hujan.
Lurah Sriharjo, Titik Istiyawatun Khasanah, berharap mesin ini dapat dikembangkan ke kelompok tani lain di Sriharjo sehingga dapat mendukung ketahanan pangan khususnya dalam mengurangi kerusakan hasil panen.
Dalam membuat mesin pengering gabah, Iswanjono gabung dalam tim bersama PK. Purwadi, Damar Widjaya, Th. Prima Ari dan Tjendro serta dibantu para mahasiswa. Tim itu telah mengawali pembuatan mesin pengering ini sejak Juni lalu dan selesai pada September. “Penerapan mesin pengering metode siklus kompresi uap ini telah berhasil diterapkan pada pengeringan kayu, blok pupuk, emping jagung, briket, jamur, dan lain-lain,” ujar Iswanjono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS) menyiapkan pembangunan hotel baru di Jogja pada 2027 dan penambahan outlet restoran, seiring kenaikan saham 16,13% dalam setahun.
Survei PPI menempatkan Dedi Mulyadi di posisi teratas simulasi elektabilitas cawapres 2029 dengan 21%, mengungguli Gibran.
Kenali 10 situs streaming film ilegal, termasuk LK21 dan IndoXXI, serta risiko malware, pencurian data, penipuan, dan pelanggaran hak cipta.
BMKG memantau sisa sebaran asap karhutla di Banten. Simak 7 barang yang perlu disiapkan di rumah untuk mengurangi paparan asap.
Belanja jemaah haji Indonesia mencapai sekitar Rp4 triliun. Menhaj mendorong UMKM daerah memanfaatkan peluang ekonomi haji dan umrah.
Disnakertrans Bantul mengukur ulang pekerjaan padat karya di 124 lokasi untuk memastikan hasil sesuai desain sebelum pembayaran upah pekerja.