Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Komandan Denhanud 474 Kopasgat, Letkol Pas Agung Setyo Yuniarto, memeriksa kesiapan sarana-prasarana dalam Apel Gelar Penanggulangan Bencana, Jumat (25/11/2022)/Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN—Menghadapi berbagai potensi bencana di musim penghujan, Denhanud 474 Kopasgat menggelar Apel Gelar Penanggulangan Bencana, di lapangan Apel Denhanud 474 Kopasgat, Jumat (25/11/2022).
Komandan Denhanud 474 Kopasgat, Letkol Pas Agung Setyo Yuniarto, menjelaskan apel ini untuk memastikan kesiapan para prajurit dalam mengantisipasi fenomena perubahan cuaca yang berpotensi mengakibatkan terjadinya bencana di wilayah DIY.
“Sehingga kami siap untuk ikut dalam penanggulangan bencana tersebut. Kami siapkan alkap kami, dapur lapangan, tim kesehatan, SAR yang terdiri dari SAR darat dan SAR laut, peralatan pendukung diantaranya kendaraan untuk mobilitas dan sarana komunikasi,” ujarnya.
Dalam upaya tersebut, Denhanud 474 Kopasgat melibatkan personel berkekuatan satu detasemen yang dibagi-bagi dalam beberapa pos. “Kalau itu bencana terjadi di darat kami siapkan evakuasi, dapur umum dan juga tim kesehatan,” kata dia.
Baca juga: Update Gempa Cianjur, 310 Orang Meninggal Dunia, 24 Hilang
Adapun potensi bencana yang perlu diwaspadai saat ini diantaranya gempa, bencana hidrometeorologi dan juga erupsi Gunung Merapi. “Kami standby Merapi, karena mungkin ada perubahan musim, cuaca, sehingga perubahan arah lava dan sebagainya,” ungkapnya.
Ia berpesan kepada seluruh prajurit agar dapat memelihara dan menjaga sarana-prasarana yang telah disiapkan untuk penanggulangan bencana ini agar selalu dalam kondisi prima ketika dalam situasi darurat harus digunakan.
“Kita siap kapan pun, dimana pun untuk digerakkan. Apabila terjadi perubahan dinamika, harapan saya para prajurit yang telah disiapkan dalam apel ini, semuanya harapannya bisa kita mobilisasi sesuai tugas dan fungsinya,” uajrnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Imigrasi memperketat pengawasan WNA di Bantul lewat APOA. Hotel, homestay, dan vila diwajibkan melaporkan tamu asing secara berkala.
Hanung Bramantyo mengadaptasi Children of Heaven berlatar SD Muhammadiyah dengan pesan kuat tentang pendidikan karakter anak.
KPAID Kota Jogja mendorong penerapan pasal lebih berat dalam kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.
DPRD DIY memastikan tidak ada kebijakan pemutusan kerja terhadap tenaga pendidik non-aparatur sipil negara tersebut di Daerah Istimewa Yogyakarta