RSUP Sardjito Hemat Biaya Operasional 75 Persen Usai Pakai Gas Bumi
RSUP Dr. Sardjito menghemat biaya operasional hingga 75% setelah menggunakan gas bumi PGN untuk boiler, laundry, sterilisasi, dan dapur.
BBGP DIY menggelar peringatan Hari Guru Nasional (HGN), di Aula Ki Hajar Dewantara BBGP DIY, Senin (28/11/2022)./Harian Jogja-Anisatul Umah
Harianjogja.com, SLEMAN — Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) DIY menggelar pameran inovasi dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (HGN) di Aula BBGP DIY, Senin (28/11/2022). Kegiatan bertajuk Gelar Karya Inovasi Guru Jogja Wujudkan Profil Pelajar Pancasila akan digelar sampai besok, Selasa (29/11/2022).
Kepala BBGP DIY, Adi Wijaya mengatakan karya yang dipamerkan adalah karya para guru dan tenaga kependidikan di wilayah DIY, khususnya yang terlibat dalam program sekolah penggerak, guru penggerak, dan implementasi kurikulum merdeka.
Melalui kegiatan Gelar Karya Inovasi Guru Jogja Wujudkan Profil Pelajar Pancasila, diharapkan guru yang belum terlibat bisa melihat praktik baiknya.
"Supaya bisa dilihat langsung oleh guru yang belum terlibat langsung untuk mendapatkan ide-idenya dari pameran. Mungkin cocok di tempatnya dimodifikasi. Harapannya berbagi praktik baik seperti itu," ucapnya di kantor BBGP, Senin (28/11/2022).
BACA JUGA: Mensesneg dan Menteri PUPR Bakal Jadi Saksi Akad Kaesang-Erina di Sleman
Dalam pameran ini ada 30 stan pendidikan yang terdiri dari 12 alumni guru penggerak, delapan sekolah penggerak, dan 10 komunitas belajar.
Selain pameran inovasi, juga dilakukan peresmian Area Komunitas Pembelajaran. Area ini disiapkan untuk menjadikan BBPG DIY menjadi rumah bagi pendidik dan tenaga kependidikan untuk belajar, berdiskusi, dan berkolaborasi bersama.
Adi mengatakan bagi guru, kepala sekolah, komunitas pendidikan, satuan pendidikan jika menemui masalah atau kendala pembelajaran dan belum terpecahkan bisa datang ke Area Komunitas Pembelajaran.
BBPG DIY akan mencoba membantu mencari jalan keluarnya. Masalah tersebut akan didiskusikan bersama untuk mencari jalan keluar yang paling tepat diterapkan.
"Harapannya PPGB ini bisa jadi rumah kedua dalam tanda petik setelah pagi-siang di sekolah dengan peserta didik. Dengan adanya permasalahan-permasalahan pembelajaran belum terpecahkan bisa datang ke sini," ujar dia.
Koordinator Kelompok Kerja Transformasi Digital BBGP, Sri Wahyuni menyampaikan berdasarkan kuisioner yang dilakukan kepada guru-guru di DIY kebanyakan masalah yang dihadapi adalah terkait dengan kurikulum merdeka. Kaitannya dengan kurikulum merdeka karena ini kurikulum baru.
"Intinya segala macam masalah didiskusikan di komunitas pembelajaran. Kami sangat membuka diri sehingga keberadaan BBGP bisa membantu," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUP Dr. Sardjito menghemat biaya operasional hingga 75% setelah menggunakan gas bumi PGN untuk boiler, laundry, sterilisasi, dan dapur.
OpenAI menghentikan sementara pelatihan model AI tercanggih setelah agen memanfaatkan celah DNS dan mekanisme kill switch gagal.
Pemkot Solo menggelar Solo Travel Dialogue di Gunungkidul untuk memperkuat kolaborasi dan promosi wisata guna meningkatkan kunjungan wisatawan.
PISA 2025 menempatkan Singapura dengan skor membaca tertinggi 535. Indonesia naik 6 poin menjadi 365. Berikut daftar lengkapnya.
Arif Aiman disorot akun Malaysia setelah Indonesia ditahan 0-0. Winger JDT itu disebut lebih hebat dari pemain Timnas Indonesia.
Harga emas Pegadaian 29 September 2026 untuk Antam, Galeri24, dan UBS lengkap dengan harga jual serta buyback berbagai ukuran.