Hanya Khusus Penumpang, Stasiun Lempuyangan Jogja Tak Layani Angkutan Barang di 2028
Stasiun Lempuyangan Jogja bakal khusus penumpang. Angkutan barang dipindah ke Brambanan, dengan akses lokal, KRL, dan jarak jauh dipisahkan.
Kondisi Pasar Sentul / Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA– Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Jogja rencananya akan merevitalisasi Pasar Sentul. Rencananya, akan ada penambahan sejumlah fasilitas umum di sana. Anggaran yang dikeluarkan untuk revitalisasi bersumber dari Dana Keistimewaan (Danais).
Fakhrul Nurcahyanto Kepala Bidang Penataan Bangunan DPUPKP Kota Jogja mengatakan pembangunan Pasar Sentul dilakukan untuk menciptakan pasar sehat. “Tujuannya jadi semacam pasar sehat, bisa seperti Pasar Prawirotaman pasarnya sehat dan pasarnya bersih dan standar pasar sehat,” katanya, Jumat (9/12/2022).
Fakhrul mengatakan Pasar Sentul akan dibangun menjadi dua lantai. “Nanti menjadi dua lantai, plus ada sebagian rooftop yang ada tambahan los nanti,” katanya. Nantinya, menurut Fakhrul jumlah kios dan los sebanyak 780 ruang.
Beberapa pedagang yang masih berjualan tanpa kios atau lapak di dalam wilayah Pasar Sentul, menurut Fakhrul akan diberikan tempat nantinya. “Rencana ini mau diterbibkan, masuk bangunan pasarnya [pedagang diberikan tempat di dalam pasar],” katanya.
Selain itu, untuk mendukung terciptanya pasar sehat, nantinya Pasar Sentul akan memiliki kamar mandi di tiap lantai, musala, aula, ruang laktasi, ruangan lurah pasar dan travelator.
Menurut Fakhrul, dana yang dianggarkan untuk pembangunan Pasar Sentul berasal dari Danais sebesar Rp25 miliar.
“Kemarin kami koordinasi dengan Disdag Kota Jogja terkait zonasi, kemungkinan minggu ini dan minggu depan sudah detail. Fasad kan baru maju ke DP2WP DIY, kalau tidak ada permasalahan, harapan kami minggu ke tiga desember sudah bisa siap," kata dia.
Rencana pelaksanaannya, menurut Fakhrul, minggu ketiga Desember 2022 akan dilakukan lelang tender untuk pembangunan los sementara yang diperkirakan memakan waktu sekitar satu bulan. Lalu untuk pembangunan los sementara diperkirakan memakan waktu 1,5 bulan. Setelah pembangunan los sementara selesai, pedagang sementara dipindahkan ke sana, sementara bangunan Pasar Sentul akan direvitalisasi.
Tahap revitalisasi diawali dengan pembongkaran bangunan Pasar Sentul yang diperkirakan memakan waktu sekitar satu bulan, setelah itu dilakukan pembangunan gedung Pasar Sentul.
BACA JUGA: 32 Jet Pribadi Tamu Pernikahan Kaesang-Erina Mendarat di Bandara Adi Soemarmo
Nantinya, los sementara lokasinya berada di Jalan Batikan. Luas lahan tersebut kurang lebih 4.500 meter. Dana untuk pembangunan los sementara, menurut Fakhrul dianggarkan dari Danais sebesar Rp2,5 miliar.
Ia berharap proses pembangunan dapat lancar dan pedagang dapat memiliki fasad yang baik. “Perencanaan awal di tahun 2015, kami sudah memiliki perencanaan, tapi karena terkendala anggaran ditunda-tunda terus,” kata Fakhrul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Stasiun Lempuyangan Jogja bakal khusus penumpang. Angkutan barang dipindah ke Brambanan, dengan akses lokal, KRL, dan jarak jauh dipisahkan.
KPK mengecek aset glamping 1,5 hektare di Ciater, Subang, yang diduga milik polisi Yayat Sudrajat dan terkait kasus suap Pemkab Bekasi.
Komisi C DPRD DIY mengecek talud bronjong 74 meter di Kali Kuning Sleman sebagai antisipasi erosi dan longsor saat musim hujan.
Krisna Septiana lolos final kayak tunggal putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meski finis peringkat 15 pada semifinal.
Polisi memperluas pemeriksaan kasus dugaan pungli food truck di Alkid Jogja. Hingga 30 September 2026, 14 orang telah dimintai keterangan.
Kemarau di Sleman diprediksi lebih panjang hingga Desember. DP3 meminta petani mengatur pola tanam dan mengantisipasi keterbatasan air.