Bayar Rp50.000 Sehari, Ini Alasan Orang Tua Titip Bayi di Bidan Pakem
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Situasi pengoperasian simpang tiga kantor DPRD Kulonprogo, Kamis (8/12/2022)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, KULONPROGO — Rambu alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) di simpang tiga kantor DPRD Kulonprogo mulai beroperasi. Dari pemantauan yang dilakukan Harianjogja.com, Senin (12/12/2022), arus lalu lintas kendaraan di simpang tersebut jadi lebih teratur.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kulonprogo, Lucius Bowo Pristyanto menerangkan lampu APILL di simpang tiga DPRD Kulonprogo mulai beroperasi pekan lalu. Dampak paling kentara diaktifkannya APILL ini, yakni lalu lintas yang dinilai makin tertata dan aman.
"Masyarakat pengguna jalan relatif terjamin keselamatan dan keamanannya di tempat itu. Karena kemudian tertata, kapan harus berhenti kapan harus jalan dan sebagainya mulai tertata," kata dia, Senin.
Pada jam kerja dan sekolah, lalu lintas di kawasan tersebut yang kurang teratur kini terpola dengan adanya rambu APILL. Penumpukan kendaraan yang terjadi tertata, tidak semrawut.
"Sangat membantu, lalu penumpukan kan penumpukan yang kepastian. Karena sekian detik berhenti dan sebagainya, yang jelas teratur. Hal yang penting kan keselamatan, kapan saatnya berhenti, kapan saatnya jalan menjadi semakin pasti," ujarnya.
BACA JUGA: Ini Gunanya Ronda! Warga Gagalkan Aksi Pencurian Ternak
Meski volume kendaraan yang melintas tetap, tetapi arus kendaraan yang lewat jadi teratur. Terlebih jika terjadi hujan, adanya APILL membantu mengatur kendaraan yang di situ tidak bebas pandang.
Secara teknis simpang tiga dewan dijelaskan Bowo termasuk simpang yang tidak bebas pandang. "Tipikal simpang tiga dewan itu tidak bebas pandang karena ketutup bangunan," ujarnya.
"Selama tiga empat harian kita pantau itu berfungsi optimal," lanjutnya.
Karena letaknya di dekat sejumlah pintu masuk OPD, Dishub telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi yang terkait. Hingga pengoperasian ini belum ada masukan dari OPD terkait.
"Sementara belum [ada masukan], karena kemarin sudah kita kalkulasikan betul-betul. Jadi kita ketemuan dengan kawan-kawan OPD di seputar situ," terangnya.
Volume kendaraan di simpang tiga dewan mengalami peningkatan pasca ditutupnya Teteg Wetan.
Sebelumnya Sekretaris Dishub Kulonprogo, Armansyah menerangkan bila penutupan Teteg Wetan diharapkan dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas di perlintasan kereta api Teteg Wetan.
Selain banyaknya kereta yang melintas, hasil survei mendapati nila Teteg Wetan dilewati ribuan pengendara dalam jam-jam tertentu. "Hasil survei kemarin yang lewat di sini terutama kalau pagi itu ada 6000-an kendaraan lebih, antara jam 07.00 WIB sampai 08.00 WIB itu puncaknya," ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Pemda DIY matangkan penataan eks Parkir ABA dan Panggung Krapyak dengan konsep ruang hijau minim bangunan, RTH ditargetkan mulai 2026.
Polresta Banyumas menangkap tiga pelaku pencurian aset BTS di dua lokasi dan menduga aksi dilakukan di banyak TKP lain.
Bukan cuma gaya menyetir, ini 8 faktor teknis seperti tekanan ban, oli, hingga modifikasi pelek yang bikin mobil boros BBM. Simak tips solusinya.
Orang tua diingatkan waspadai risiko game online seperti Minecraft, Roblox, dan Fortnite yang berpotensi jadi sarana kejahatan terhadap anak.
Aston Villa juara Liga Europa 2026 usai mengalahkan Freiburg 3-0. Pangeran William menangis haru di tribun stadion.